SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyambut positif pelaksanaan KKN Tematik GRADASI (Gerakan Akademisi Bersinergi dan Berinovasi) 2026 yang melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Deden mengapresiasi LLDIKTI Wilayah IV yang telah menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik GRADASI 2026. Menurutnya, program tersebut menjadi momentum strategis untuk mempertemukan potensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LLDIKTI Wilayah IV. Hari ini Kabupaten Sukabumi juga dijadikan tempat untuk kegiatan KKN mahasiswa tematik. Permasalahan di Kabupaten Sukabumi luar biasa, mulai dari proses persampahan, kemudian ekonomi, numerasi dan lain sebagainya,” ujar Deden di Kampus Nusa Putra University, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/8/2026).
Baca Juga: Kepala LLDIKTI IV Lepas Peserta KKN Tematik GRADASI 2026 dari 14 Kampus di Nusa Putra University
Menurut Deden, kehadiran mahasiswa melalui program KKN dapat menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Ia berharap para mahasiswa yang diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi mampu menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
“Tentunya kehadiran mahasiswa KKN ini bisa berdampak di masyarakat, selain juga sebagai wadah ajang pengabdian mereka di masyarakat,” katanya.
Deden menilai masyarakat Kabupaten Sukabumi masih membutuhkan pendampingan, bimbingan, serta pemantik atau trigger yang dapat membantu mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki setiap wilayah.
Menurutnya, hal tersebut menjadi semakin penting mengingat luas wilayah Kabupaten Sukabumi yang cukup besar dengan karakteristik permasalahan yang beragam, terutama terkait lingkungan dan pengelolaan sampah.
“Masyarakat Kabupaten Sukabumi masih memerlukan tentunya bimbingan, kemudian trigger yang bisa membantu mengarahkan, apalagi dikaitkan dengan lingkungan, persampahan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah dan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, KKN Tematik GRADASI 2026 dinilai memiliki posisi strategis karena mempertemukan kekuatan akademik dari berbagai perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan di tingkat masyarakat.
Dengan diterjunkannya ribuan mahasiswa ke berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi, Deden berharap program tersebut mampu melahirkan inovasi, gagasan, dan pendekatan baru dalam membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang sangat luas. Persoalan lingkungan dan persampahan tentu membutuhkan dukungan dari banyak pihak, termasuk melalui kegiatan KKN Tematik yang dilaksanakan mahasiswa," tuturnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Kadisdik Kabupaten Sukabumi hingga Rektor Nusa Putra University berfoto bersama Peserta KKN Tematik GRADASI 2026.
Pelaksanaan KKN Tematik GRADASI 2026 menjadi bagian dari gerakan kolaboratif yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga memahami secara langsung kondisi sosial yang ada di masyarakat.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi persoalan, merancang solusi, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.
Bagi Kabupaten Sukabumi, keterlibatan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga menjadi peluang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kampus, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan kolaborasi tersebut, KKN Tematik GRADASI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi program pengabdian tahunan, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang mampu menghadirkan perubahan positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. (adv)
Sumber: Rilis Humas Nusa Putra University















