Tawuran Pelajar di Jembatan Pamuruyan, Polisi Minta Warga Lapor dan Bubarkan!

Sukabumiupdate.com
Kamis 09 Apr 2026, 17:42 WIB
Tawuran Pelajar di Jembatan Pamuruyan, Polisi Minta Warga Lapor dan Bubarkan!

Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik gerombolan diduga pelajar serang pengendara di kawasan Jembatan Pamuruyan Cibadak Sukabumi. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kabar dugaan tawuran pelajar yang sempat beredar dan memicu keresahan warga di sekitar Jembatan Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, langsung mendapat respons cepat dari pihak kepolisian, Kamis (9/4/2026) siang.

Ketegangan yang sempat terasa di tengah masyarakat itu pun segera mereda setelah aparat memastikan kondisi di lokasi dalam keadaan aman dan terkendali.

Kapolsek Cibadak, Kompol Idji Djubaedi, menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat begitu informasi diterima. Tanpa menunggu lama, anggota langsung diterjunkan ke titik yang disebut-sebut menjadi lokasi berkumpulnya para pelajar.

“Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Polsek langsung meluncur ke lokasi. Namun situasi berjalan lancar, tidak ditemukan adanya kejadian,” ujarnya.

Baca Juga: Diaga Muda Temukan Banyak Kejanggalan Pembangunan Gedung MUI Sukabumi

Meski tidak ditemukan aksi tawuran saat petugas tiba, dugaan adanya pergerakan kelompok pelajar sebelumnya tetap menjadi perhatian. Polisi menduga kelompok tersebut telah lebih dulu membubarkan diri sebelum kehadiran aparat. “Bisa juga sudah bubar,” tuturnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa potensi gangguan keamanan bisa muncul sewaktu-waktu. Karena itu, kepolisian tidak hanya bergerak di lapangan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi kenakalan remaja.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya wilayah Cibadak dan Cicantayan, mari tumbuhkan kembali kepedulian terhadap sesama, terutama dalam memberantas kenakalan remaja,” imbaunya.

Lebih jauh, Kapolsek menekankan pentingnya keberanian dan kepedulian warga dalam merespons situasi darurat seperti tawuran. Ia meminta masyarakat tidak ragu mengambil langkah awal untuk meredam situasi sebelum meluas.

Baca Juga: Data Izin Janggal, Satpol PP Sidak Peternakan Sapi di Cicurug Sukabumi

“Apabila menemukan tawuran, masyarakat agar bangkit untuk membubarkan atau mengusir anak-anak yang tawuran dan segera melapor ke pos polisi terdekat. Polisi pasti akan datang ke tempat kejadian,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi i kekerasan yang diduga melibatkan oknum pelajar terjadi di jalan nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di kawasan Jembatan Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/4/2026) siang. Insiden anarkis ini terekam jelas oleh kamera CCTV milik rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi 37 detik yang diterima sukabumiupdate.com, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.01 WIB. Terlihat segerombolan pemuda yang diduga pelajar menumpang sebuah truk bak terbuka dari arah Bogor menuju Sukabumi.

Saat tiba di area turunan sebelum Jembatan Pamuruyan, truk tersebut menepi. Satu per satu anggota kelompok tersebut turun dan langsung merangsek menyeberang jalan secara ugal-ugalan. Aksi ini sempat membuat sebuah angkot 09 jurusan Cicurug-Cibadak terpaksa berhenti mendadak karena jalurnya terhalang.

Berita Terkait
Berita Terkini