Mobil Es Krim Terbalik di Turunan Kebon Bolo Cibadak, Jalan Rusak Disorot Warga

Sukabumiupdate.com
Sabtu 28 Feb 2026, 17:51 WIB
Mobil Es Krim Terbalik di Turunan Kebon Bolo Cibadak, Jalan Rusak Disorot Warga

Mobil box es krim terbalik di turunan Kebon Bolo, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Sabtu (28/02/2026) | Foto : Ibnu Sanubari

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah mobil box pengangkut es krim terbalik di jalur penghubung Desa Sekarwangi dan Desa Tenjojaya, tepatnya di Kampung Kebon Bolo RT 03 RW 10, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Kecelakaan tunggal itu sempat menutup badan jalan desa dan memicu evakuasi oleh warga setempat.

Mobil colt diesel L 300 box bernomor polisi B 9048 SXT tersebut merupakan armada distributor es krim Glico Wings. Kendaraan itu melaju dari arah Cibadak menuju Desa Tenjojaya untuk mengisi es krim ke warung-warung.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, mengatakan mobil datang dari arah Bantar Muncang. Saat melintas di turunan Kebon Bolo, kendaraan diduga hilang kendali. Kendaraan kemudian menabrak tembok gerbang pabrik batu kapur sebelum akhirnya terbalik ke arah kanan hingga menutup badan jalan desa.

Pengemudi diketahui bernama Pian Sopiyan (45), warga Kebon Bolo. Dalam kejadian tersebut, sopir dan kernet dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Mawaldi.

Baca Juga: Empat Tahun Kota Toleran, Sukabumi Rawat Kerukunan dari Perwal hingga Lapak Takjil Suster

Proses evakuasi berlangsung hampir dua jam dan dilakukan secara gotong royong oleh warga Kampung Kebon Bolo. Dua unit mobil truk digunakan untuk menderek kendaraan dengan bantuan tali dan takel rantai. Setelah beberapa waktu, mobil berhasil dipindahkan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui.

Mawaldi menuturkan kondisi jalan di lokasi kejadian sudah lama rusak dan berlubang. Ia menyebut dari area makam hingga Kampung Cibatu Hilir jalan hanya ditambal batu kapur. “Jalan ini sudah lama rusak. Dari area makam sampai Kampung Cibatu Hilir hanya ditambal batu kapur. Harapannya segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan,” katanya.

"Jalur turunan Kebon Bolo memang dikenal rawan kecelakaan, terutama saat kondisi jalan rusak dan licin, sehingga perlu perhatian agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini