Detik-detik Roket Milik Miliarder Jeff Bezos Meledak! Rumah Warga Ikut Bergetar

Sukabumiupdate.com
Sabtu 30 Mei 2026, 13:28 WIB
Detik-detik Roket Milik Miliarder Jeff Bezos Meledak! Rumah Warga Ikut Bergetar

Roket Blue Origin Milik Jeff Bezos Meledak saat Uji Coba. (Sumber : Screenshot YouTube/@Spaceflight Now.).

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah roket milik perusahaan antariksa Blue Origin yang didirikan oleh miliarder Jeff Bezos meledak saat menjalani uji coba mesin di darat (hot fire test) di landasan peluncuran Florida, Amerika Serikat, pada Kamis malam waktu setempat.

Roket bernama New Glenn, yang diambil dari nama John Glenn, astronot Amerika pertama yang mengorbit Bumi, mengalami anomali sekitar pukul 21.00 ET di Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral.

Dalam pernyataan resminya, Blue Origin menyebut terjadi anomali saat proses uji pembakaran berlangsung. Namun, seluruh personel yang terlibat dipastikan selamat dan telah terdata keberadaannya.

Jeff Bezos mengakui insiden tersebut menjadi hari yang sangat berat bagi perusahaannya. Meski penyebab pasti ledakan belum diketahui, ia memastikan tim teknis telah bekerja untuk melakukan investigasi.

Baca Juga: Nilai Matematika Hasil TKA 2026 Jeblok Rerata 40, Bahasa Indonesia Lebih Tinggi

"Kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun kembali dan kembali terbang. Ini sepadan," ujar Bezos.

Rekaman yang beredar menunjukkan roket meledak menjadi bola api besar yang memunculkan kobaran api tinggi dan kepulan asap tebal ke langit malam.

Sebelum insiden terjadi, Blue Origin tengah mempersiapkan peluncuran keempat roket New Glenn untuk mengangkut 48 satelit Amazon Project Kuiper ke orbit rendah Bumi. Misi tersebut merupakan bagian dari upaya Amazon membangun jaringan internet satelit yang dapat bersaing dengan Starlink milik Elon Musk.

Ledakan ini menjadi pukulan bagi Blue Origin, yang sebelumnya mendapatkan kontrak dari NASA untuk mengembangkan wahana pendarat bulan.

Administrator NASA, Jared Isaacman, menyatakan bahwa pengembangan kemampuan peluncuran roket berat memang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Baca Juga: Rekomendasi 5 K-Drama Terpopuler di Viki Mei 2026, dari Romcom hingga Thriller

"Penerbangan luar angkasa tidak mengenal kompromi, dan mengembangkan kemampuan peluncuran muatan berat baru sangatlah sulit. Kami akan bekerja sama dengan mitra kami untuk mendukung penyelidikan menyeluruh terhadap anomali ini, menilai dampaknya terhadap misi jangka pendek, dan memastikan roket dapat kembali diluncurkan," katanya.

Sementara itu, otoritas antariksa setempat memperingatkan bahwa puing-puing ledakan berpotensi jatuh dan ditemukan di area publik dalam beberapa hari hingga beberapa minggu ke depan. 

Warga diminta segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan benda yang diduga berasal dari roket.

Pihak Space Launch Delta 45 juga mengingatkan bahwa puing-puing kendaraan peluncur dapat membahayakan keselamatan karena kontak langsung berisiko terhadap kesehatan dan keamanan masyarakat.

Baca Juga: Paris Saint Germain vs Arsenal di Final UCL, Ousmane Dembele Siap Tempur!

Ledakan terjadi di Kompleks Peluncuran 36 yang lokasinya dapat terlihat dari sejumlah pantai di sekitar Cape Canaveral. Tak lama setelah kejadian, media sosial dipenuhi foto dan video bola api raksasa tersebut. 

Beberapa warga setempat bahkan mengaku merasakan getaran di rumah mereka akibat ledakan dahsyat yang terjadi.

Sumber: Berbagai Sumber (Time, The Guardian, CBS)

Berita Terkait
Berita Terkini