SUKABUMIUPDATE.com – Seekor lutung ditemukan masuk ke permukiman warga di Kampung Cibalung, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (4/2/2026). Keberadaan satwa liar tersebut sempat menggegerkan warga karena berpindah dari atap ke atap rumah dan dikhawatirkan membahayakan anak-anak.
Salah seorang warga setempat, Yusuf Maulana (34), menuturkan lutung pertama kali terlihat di area pemukiman bagian bawah sebelum akhirnya masuk ke salah satu rumah warga.
“Ini kan pertamanya di pemukiman warga paling bawah, dari atap ke atap warga digegerkan itu takut kena anak-anak kecil sehingga masuk ke atap rumah warga. Alhasil masuk juga ke kamar warga, ditangkap di situ ke kamar,” ujarnya saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga: Bayinya Meninggal, Jalan Rusak di Sukabumi Memaksa Ibu Pascamelahirkan Ditandu Menuju Faskes
Proses evakuasi dilakukan secara sederhana menggunakan alat seadanya. Yusuf mengatakan, lutung tersebut berhasil diamankan di dalam kamar rumah warga dengan menggunakan karung.
“Dievakuasi pakai alat yang ada, pakai karung, di dalam kamar itu hampir ada lima orang,” kata dia.
Meski sempat membuat panik, Yusuf memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut lutung tidak melakukan perlawanan berarti saat proses pengamanan berlangsung.
“Nggak sih, nggak ada yang luka-luka, aman juga,” ucapnya.
Baca Juga: 164 Ribu Kartu KIS Warga Kabupaten Sukabumi Nonaktif, Dinkes Beri Tanggapan
Menurut Yusuf, lutung sempat menunjukkan perilaku sedikit agresif saat berada di dalam rumah, yang diduga karena ketakutan.
“Kalau di rumah mah sedikit agresif kemungkinan takut juga sama orang-orang di sekitar,” tuturnya.
Untuk mencegah lutung kembali masuk ke pemukiman, Yusuf kemudian mengamankan satwa tersebut di rumahnya. Ia mengaku khawatir lutung akan kabur karena kelaparan dan kembali mendekati rumah warga, terutama yang memiliki anak kecil.
“Nah diamanin di rumah saya sekarang itu, takutnya yang pertama ketika lutung itu kelaparan kabur lagi ke rumah warga, takutnya lagi teror juga ke anak kecil,” ujarnya.
Baca Juga: Warganet Murka! Viral Video Guru Diduga Child Grooming Siswi SD di Sukabumi
Yusuf berharap lutung tersebut dapat segera ditangani oleh pihak berwenang untuk diobservasi dan dikembalikan ke habitat alaminya. Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) serta relawan Jaga Satwa Indonesia.
“Iya udah saya laporan ke BBKSDA dan relawan jaga satwa Indonesia. Hasil koordinasinya respons cepat dari BBKSDA cuman belum ada kelanjutannya lagi,” katanya.
Selama proses pengamanan sementara, Yusuf mengaku mengalami kendala dalam pemberian pakan karena keterbatasan pengetahuan mengenai satwa tersebut.
“Kendalanya jadi dikasih buah-buahan nggak dimakan, tapi dikasih kembang buah baru dimakan. Saya kan awam soal makanan lutung, bukan ahlinya,” ungkapnya.
Baca Juga: Menjelajahi Keunikan Sukabumi, Permata Alam dan Budaya di Jawa Barat
Ia berharap BBKSDA segera menindaklanjuti laporan tersebut agar lutung dapat dikembalikan ke habitatnya dengan aman.
“Inisiatif saya sama RW kita kembaliin lagi ke habitatnya melalui BKSDA,” tambah Yusuf.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan apakah lutung yang ditemukan di wilayah Cicantayan merupakan satwa yang sebelumnya sempat berkeliaran di Kecamatan Cisaat dan menghebohkan warga di kawasan pemandian umum Cibatu.
Redaksi sukabumiupdate.com masih berupaya mengonfirmasi pihak BBKSDA terkait asal-usul serta penanganan lanjutan terhadap lutung tersebut.





