SUKABUMIUPDATE.com - Ruas Jalan Pasiripis–Ciracap yang menghubungkan Kecamatan Surade dengan Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami kerusakan meski baru selesai dibangun sekitar dua bulan lalu.
Kerusakannya terlihat di beberapa titik, seperti aspal terkelupas hingga membentuk lubang yang kerap tergenang air saat hujan turun. Salah satu titik kerusakan terparah berada di Kampung Babakan Sawah, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, dengan panjang kerusakan diperkirakan mencapai 40 hingga 50 meter.
Gunawan, warga setempat, menyayangkan kondisi jalan yang baru dibangun namun sudah mengalami kerusakan. Ia menilai kondisi tersebut dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
“Jalan ini belum lama selesai dikerjakan, tapi sekarang sudah rusak. Aspalnya mengelupas dan berlubang, kalau hujan air menggenang dan licin. Kami berharap segera diperbaiki karena ini jalur utama warga,” ujar Gunawan kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Pulang Main dari Sungai, Kaki Bocah 5 Tahun di Palabuhanratu Ini Tiba-tiba Terborgol
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan peningkatan jalan tersebut bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp 373.032.207,31. Proyek tersebut dikerjakan CV. Rangga Buana, waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.
Adapun perbaikan jalan tersebut mencakup panjang sekitar 500 meter, dengan dimulai dari depan Kantor Kecamatan Ciracap hingga Kampung Seulabitung, yang pengerjaannya dimulai pada 27 November 2025 dan kini Januari 2026 jalan tersebut telah rusak kembali.
Menanggapi hal itu, Kepala UPTD PU Jampangkulon, Yudi Kuswandi, membenarkan adanya kerusakan pada ruas jalan tersebut. Menurutnya, pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi.
“Kerusakan jalan itu sudah kami laporkan ke Dinas PU. Nantinya akan segera diperbaiki oleh pihak pelaksana, ” kata Yudi.






