Viral Jalan Rusak di Tegalbuleud, Pjs Kades Ungkap Status Jalan dan Rencana Perbaikan

Sukabumiupdate.com
Kamis 08 Jan 2026, 13:37 WIB
Viral Jalan Rusak di Tegalbuleud, Pjs Kades Ungkap Status Jalan dan Rencana Perbaikan

Kondisi jalan di kedusunan Cilampahar, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. (Sumber: Dok Warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi jalan rusak parah di Dusun Cilampahan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menjadi viral di media sosial. Jalan yang sulit dilintasi kendaraan itu membuat aktivitas warga terganggu, bahkan warga terpaksa menandu orang sakit saat hendak dibawa ke rumah sakit maupun saat pulang dari fasilitas kesehatan.

Pjs Kepala Desa Sumberjaya, Upan Supandi, menjelaskan bahwa jalan tersebut memiliki panjang sekitar tujuh kilometer dan merupakan jalan perkebunan milik PTPN VIII Cikaso. Meski demikian, jalan itu selama ini menjadi akses utama bagi warga di tiga kedusunan, yakni Dusun Cilampahan, Dusun Kiaralawang, dan Dusun Kiarasapi.

“Jalan ini adalah akses terdekat menuju jalan nasional Tegalbuleud. Sudah bertahun-tahun dimanfaatkan oleh masyarakat dari tiga dusun,” ujar Upan Supandi, Kamis (8/1/2025).

Baca Juga: KUHP Baru: Ajak Pacar Jalan Tanpa Restu Orang Tua Bisa Terancam 7 Tahun Penjara

Menurut Upan, proses pengajuan hak guna pakai atas jalan tersebut telah dilakukan selama beberapa tahun. Baru pada tahun 2025, surat hak guna pakai bersama akhirnya diterbitkan, sehingga secara legal jalan tersebut dapat dibangun dan diperbaiki secara kolaboratif.

“Dengan keluarnya hak guna pakai bersama di tahun 2025, intinya jalan ini sudah bisa dibangun atau diperbaiki bersama-sama,” jelasnya.

Upan juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 sudah mulai dilakukan pengerasan jalan di beberapa titik melalui berbagai sumber anggaran. Dari Bantuan Provinsi (Banprov), dialokasikan anggaran sebesar Rp98 juta untuk rehabilitasi pengerasan jalan desa di Dusun Kiaralawang sepanjang 390 meter dengan lebar 2,5 meter.

Selain itu, dari Dana Bagi Hasil (DBH) 2025, dianggarkan sebesar Rp36.608.200 untuk pembangunan jalan antar kedusunan di Kiaralawang sepanjang 250 meter.

“Untuk tahun ini juga direncanakan ada bantuan keuangan dari Kabupaten sebesar Rp50 juta untuk jalan antar kedusunan Kiaralawang–Cilampahan, serta rencana kegiatan Bakti TNI,” tambah Upan.

Ia berharap dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, perbaikan akses jalan tersebut dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan demi meningkatkan mobilitas serta keselamatan warga.

“Kami memahami keluhan masyarakat. Pemerintah desa terus berupaya semaksimal mungkin agar akses ini bisa segera layak dan aman digunakan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini