Banyak Ikan Hitam! Kesaksian Warga Saat Temukan Mayat Tanpa Kepala di Ciracap Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Jumat 09 Jan 2026, 17:45 WIB
Banyak Ikan Hitam! Kesaksian Warga Saat Temukan Mayat Tanpa Kepala di Ciracap Sukabumi

Ikoh Nuryadi (53 tahun) warga kampung Cikeresek RT. 020/ 005 yang menemukan mayat tanpa kepala di aliran sungai saat ngobor bersama tetangganya. (Sumber : sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di aliran sungai kecil yang mengalir ke Curug Darismin, Kamis (8/1/2026) malam. Mayat dalam kondisi rusak tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang warga setempat yang tengah ngobor atau berburu ikan malam hari.

Keduanya adalah Ikoh Nuryadi (53 tahun) dan Saepul Rohman (43 tahun), warga kampung Cikeresek RT. 020/ 005. Keduanya adalah tetangga yang bersahabat karena punya hobi yang sama yaitu ngobor, mencari ikan, belut, udang, kepiting dengan menyusurai saluran air di malam hari.

Malam itu, Ikoh dan Saepul mencoba ngobor di spot baru, yaitu aliran mencari sungai menuju curug Darismin yang medannya cukup sulit karena diapit tebing. “Baru pertama ngobor disana, karena airnya lagi kecil jadi tidak terlalu berbahaya,” beber Ikoh kepada sukabumiupdate.com, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: 10 Cara Efektif Menumbuhkan Minat Baca Anak Sejak Usia Dini, Yuk Terapkan Bund!

Saat pertama turun ke aliran sungai keduanya senang karena ternyata banyak ikan dan kepiting. “Pertama kali turun memang banyak ikan hitam dan kepiting, jadi asik berburu ikan. Tidak tahunya di depan, kurang lebih 10 meter, terlihat ada bangkai. Awalnya kami kira bangkai sapi atau binatang,” lanjut Ikoh.

Namun setelah diamati, kedua sahabat itu terkejut karena benda berdaging yang sudah membusuk tersebut ternyata mayat manusia. Sekitar pukul 21.00 WIB ditemukan dalam posisi telungkup.

“Kondisinya sudah hancur dan membusuk. Paling kaget ternyata tidak ada kepalanya,” ungkapnya.

Baca Juga: Marc Marquez Tiba-tiba Bicara Pensiun Dini dari MotoGP

Panik dan takut, Ikoh dan Saepul langsung menghentikan aktivitas ngobor, bahkan ikan hasil tangkapan pun dibuang. Keduanya langsung pulang untuk memberitahukan temuan tersebut kepada warga lainnya.

“Setelah melihat mayat itu ikan kami buang, lalu pulang dan memberitahu ke warga lainnya,” katanya.

Informasi penemuan tersebut kemudian menyebar ke warga dan diteruskan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: PBNU dan Muhammadiyah Kompak Bantah Pelapor Pandji Bukan Bagian dari Organisasinya

Menunggu Hasil Otopsi

Kapolsek Ciracap, AKP Taufick Hadian menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mencari kepala mayat yang tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan.

“Karena pada waktu ditemukan, mayat tersebut tidak ada kepala. Makanya saya arahkan anggota untuk berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan masyarakat setempat barangkali menemukan kepala di aliran sungai tersebut,” kata AKP Taufick.

Kendati demikian, pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan serta mencari bukti lain di sekitar lokasi penemuan hingga meminta warga untuk segera melaporkan jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Baca Juga: 2 Pemdes di Ciemas Kelimpungan, Perkebunan Sawit di Wilayahnya Belum Lunasi PBB

Mayat tanpa kepala tersebut saat ini sudah berada di RS Bhayangkara Sukabumi, untuk proses otopsi. “Kita sekarang sedang mengumpulkan bahan keterangan dan informasi dari warga masyarakat setempat. Terutama kita menghimbau, mengarahkan kepada masyarakat kalau memang ada kehilangan sanak saudaranya agar segera melapor ke pihak Polsek Ciracap,” pungkasnya.

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini