Ramadan Penyintas Bencana Lembursawah: 100 KK Masih Menanti Kepastian Huntap

Sukabumiupdate.com
Selasa 24 Feb 2026, 15:58 WIB
Ramadan Penyintas Bencana Lembursawah: 100 KK Masih Menanti Kepastian Huntap

Penyintas bencana pergerakan tanah di Lembursawah Paburaran Kabupaten Sukabumi (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah sebelumnya kisah Yanti, salah satu penyintas bencana di Desa Lembursawah, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, yang terpaksa menjalani Ramadan di rumah miringnya menyita perhatian, perkembangan terbaru mulai terlihat. Puluhan hunian tetap (huntap) kini sudah bisa diakses warga, meski ratusan kepala keluarga lainnya masih menunggu kejelasan.

Ketua Forum Masyarakat Desa Lembursawah, Randi Firmansyah, mengatakan audiensi yang dilakukan bersama pemerintah daerah membawa dampak yang cukup signifikan. “Mungkin terkait dampaknya alhamdulilah warga bisa mendiami rumah huntap yang sudah dibangun akan tetapi belum ada kejelasan terkait pembayaran huntap kepada pihak pengusaha,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, setelah adanya pertemuan tersebut, sebagian warga mulai menempati huntap yang dibangun oleh kontraktor lokal. “Untuk mengakses hunian setelah adanya audiensi alhamdulillah sebagian warga sudah mulai mengakses huntap yg dibangun oleh pihak kontraktor lokal,” katanya.

Baca Juga: Ibu Kandung NS Laporkan Mantan Suami dan Ibu Tiri: Penelantaran hingga Pembunuhan Berencana

Hingga Jumat (20/2/2026), hampir 40 unit rumah sudah dapat diakses dan dihuni warga. “Huntap yang sudah di akses hampir 40 rumah sudah di akses untuk hari ini, bisa diakses per hari jumat tanggal 20 Februari 2026,” ucap Randi.

Bagi warga yang akhirnya bisa pindah dari tempat tinggal sementara maupun rumah yang rusak, kebahagiaan mulai terasa. “Alhamdulilah warga merasakan kebahagian akan tetapi bagi yang belum mendapatkan rumah itu menanti nanti,” ungkapnya.

Namun persoalan belum sepenuhnya selesai. Berdasarkan data forum masyarakat, sekitar 100 kepala keluarga hingga kini masih belum mendapatkan hunian tetap. “Berdasarkan data 100 kk belum mendapatkan rumah,” tegas Randi.

Baca Juga: Kadinkes Sukabumi Imbau Warga Terapkan Pola Hidup Sehat Selama Ramadan

Ia berharap pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi segera mempercepat pembangunan huntap yang tersisa. “Mungkin saya berharap kepada pemda kabupaten sukabumi khususnya untuk memperhatikan persoalan ini serta tolong pak segerakan dibangun huntap yang sisanya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Yanti menjadi potret getir penyintas bencana di Lembursawah yang harus menjalani Ramadan di rumahnya yang miring dan tak lagi layak huni. Kini, di tengah kebahagiaan sebagian warga yang mulai menempati huntap, perjuangan masih berlanjut bagi puluhan keluarga lain yang menanti rumah yang dijanjikan.

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini