Polisi Sisir Sungai Cari Kepala Korban, Misteri Mayat di Kawasan Curug Darismin Ciracap

Sukabumiupdate.com
Jumat 09 Jan 2026, 14:04 WIB
Polisi Sisir Sungai Cari Kepala Korban, Misteri Mayat di Kawasan Curug Darismin Ciracap

Mayat Tanpa Kepala (Kiri) - Kapolsek Ciracap AKP Taufick Hadian (Kanan), (SU/Ilyas). (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com - Misteri penemuan sesosok mayat tanpa kepala menggegerkan warga Kampung Cikeresek, RT/RW 20/05, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Jasad tersebut ditemukan di kawasan Curug Darismin pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kondisi mayat yang tidak utuh kemudian menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait identitas korban hingga penyebab kematiannya. Bagian kepala korban pun hingga kini belum bisa ditemukan dan polisi masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan.

Kapolsek Ciracap AKP Taufick Hadian mengatakan, saat pertama kali ditemukan oleh dua warga, yakni Saepul Rohman (43 tahun) seorang petani dan Ikoh (52 tahun) seorang wiraswasta, jasad tersebut sudah dalam kondisi tanpa kepala. Oleh karena itu, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian menyisiri sungai ke hilir.

Baca Juga: 6 Fakta Awal Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Ciracap Sukabumi

"Karena pada waktu ditemukan, mayat tersebut tidak ada kepala. Makanya saya arahkan anggota untuk berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan masyarakat setempat barangkali menemukan kepala di aliran sungai tersebut," kata dia saat ditemui di Palabuhanratu, kepada Sukabumiupdate.com, pada Jumat (9/1/2026).

​Ia menjelaskan, lokasi penemuan mayat berada di aliran sungai dengan medan cukup curam, meski debit air tidak terlalu besar. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

"​Lokasi mayat ditemukan memang di sungai yang curam. Curam, dan aliran sungai tersebut memang tidak terlalu besar," ujarnya.

Baca Juga: Diapit Tebing Curam Tengah Hutan, Mayat Tanpa Kepala di Ciracap Ditemukan 500 Meter dari Jalan

Sementara itu, kata Taufick, jasad korban saat ini telah dievakuasi ke RS Setukpa (RS Bhayangkara) Polri Kota Sukabumi untuk keperluan autopsi. Proses autopsi dijadwalkan akan dilakukan pada Sabtu, 10 Januari 2026.

"Sekarang posisi mayat ada di Rumah Sakit Stupa Polri Sukabumi. Rencana otopsi besok hari Sabtu. Rencana untuk jasad setelah diotopsi akan dimakamkan di wilayah Desa Purwasedar," jelas AKP Taufick.

Hingga kini, identitas mayat tersebut belum diketahui, oleh karena itu, Taufick mengatakan setiap informasi sekecil apa pun dari masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai petunjuk awal.

"Kita sekarang sedang mengumpulkan bahan keterangan dan informasi dari warga masyarakat setempat. Terutama kita menghimbau, mengarahkan kepada masyarakat kalau memang ada kehilangan sanak saudaranya agar segera melapor ke pihak Polsek Ciracap," tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terkini