SUKABUMIUPDATE.com - Berpuasa bukan berarti harus berhenti berolahraga. Justru, aktivitas fisik yang tepat dapat membantu menjaga kebugaran, meningkatkan energi, dan mencegah tubuh terasa lemas selama Ramadan. Dikutip dari World Health Organization menyebutkan bahwa olahraga ringan hingga sedang tetap aman dilakukan saat puasa, asalkan memperhatikan waktu dan intensitasnya.
Berikut waktu terbaik dan tips olahraga saat puasa agar tubuh tetap fit dan tidak mudah lelah.
Baca Juga: Wajib Tahu! 10 Hal yang Dapat Membatalkan Puasa Ramadan
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Puasa
1. Menjelang Berbuka Puasa (30–60 Menit Sebelum Magrib)
Waktu ini dinilai ideal karena setelah olahraga selesai, tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan dan nutrisi saat berbuka. Pilih olahraga ringan seperti jalan kaki, stretching, atau yoga agar tidak memicu dehidrasi berlebihan.
2. Setelah Berbuka Puasa (1–2 Jam Setelah Makan)
Ini adalah waktu paling aman untuk olahraga dengan intensitas sedang. Tubuh sudah mendapatkan energi dari makanan dan cairan, sehingga risiko lemas atau pusing lebih kecil. Cocok untuk jogging santai, bersepeda, atau latihan kekuatan ringan.
3. Setelah Salat Tarawih
Bagi yang terbiasa olahraga malam, waktu ini juga bisa menjadi pilihan. Pastikan tetap menjaga durasi latihan agar tidak mengganggu waktu istirahat malam.
Baca Juga: Tak Sekadar Tradisi, Ini 7 Manfaat Berbuka Puasa dengan yang Manis
Tips Olahraga Agar Tidak Lemas Saat Puasa
1. Pilih Intensitas Ringan hingga Sedang
Hindari olahraga berat seperti HIIT atau latihan dengan durasi panjang saat siang hari. Aktivitas berlebihan dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan menurunkan tekanan darah.
2. Perhatikan Durasi
Cukup lakukan olahraga selama 20–40 menit. Tidak perlu terlalu lama, yang penting konsisten dan sesuai kemampuan tubuh.
3. Penuhi Kebutuhan Cairan
Pastikan minum cukup air saat sahur dan berbuka. Terapkan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam hari, 2 gelas saat sahur) untuk membantu menjaga hidrasi.
4. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Saat sahur dan berbuka, pilih makanan dengan karbohidrat kompleks, protein, serat, serta buah dan sayur. Nutrisi yang tepat membantu menjaga stamina selama beraktivitas.
5. Dengarkan Kondisi Tubuh
Jika merasa pusing, lemas berlebihan, atau jantung berdebar tidak normal, segera hentikan olahraga. Jangan memaksakan diri karena setiap orang memiliki daya tahan berbeda.
Olahraga ringan selama puasa dapat membantu menjaga massa otot, meningkatkan kualitas tidur, memperbaiki suasana hati, serta mencegah kenaikan berat badan berlebihan setelah berbuka. Kuncinya adalah memilih waktu yang tepat dan tidak berlebihan dalam beraktivitas.
Puasa bukan penghalang untuk tetap sehat dan aktif. Dengan strategi yang benar, kamu bisa menjalani Ramadan dengan tubuh yang tetap bugar dan energi yang terjaga sepanjang hari.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi dan KPU Sinergi Penguatan Demokrasi Sejak Dini
Sumber: Berbagai sumber






