Lonjakan Kepadatan di Arus Balik Tahun Baru, One Way Simpang Ratu-Exit Tol Parungkuda Diberlakukan

Sukabumiupdate.com
Minggu 04 Jan 2026, 20:37 WIB
Lonjakan Kepadatan di Arus Balik Tahun Baru, One Way Simpang Ratu-Exit Tol Parungkuda Diberlakukan

rekayasa lalu lintas one way sepenggal dari Simpang Ratu hingga Exit Tol Parungkuda untuk mengurai kepadatan arus balik kendaraan menuju Bogor, Minggu (4/1/2026). (Sumber: SU/Ibnu Sanubari)

SUKABUMIUPDATE.com - Arus balik libur akhir pekan di wilayah utara Kabupaten Sukabumi mengalami peningkatan signifikan pada Minggu (4/1/2026). Kepadatan kendaraan terlihat di jalur yang mengarah ke Bogor, khususnya dari Kota Sukabumi menuju Exit Tol Parungkuda.

Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Sukabumi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa CB one way sepenggal. Rekayasa ini diberlakukan dari Simpang Ratu hingga Exit Tol Parungkuda guna mempercepat penguraian kemacetan saat arus balik.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Arif Saepul Haris, mengatakan bahwa volume kendaraan yang bergerak menuju Bogor melalui Exit Tol Parungkuda terbilang tinggi. Berdasarkan prediksi, jumlah kendaraan yang melintas melalui exit tol tersebut mencapai 116.785 unit, sementara kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Cigombong tercatat sekitar 48.674 unit.

“Lonjakan arus balik hari ini lebih tinggi dibandingkan hari kemarin, sehingga kami prediksi puncak arus balik terjadi hari ini,” ujar Arif di Exit Tol Parungkuda.

Baca Juga: 5 Pelajar, Pelaku Pembacokan di Parungkuda Sukabumi Terancam Pasal Berlapis

Ia menjelaskan, selain menerapkan one way sepenggal, pihaknya juga telah melaksanakan rekayasa lalu lintas tersebut sebanyak dua kali dalam satu hari. Upaya ini didukung dengan penempatan personel di sepanjang jalur utara.

“Kami menggelar 81 personel di titik-titik krusial untuk memastikan arus balik tetap bisa dikendalikan,” katanya.

Arif menuturkan, durasi pemberlakuan one way bersifat situasional. Jika antrean kendaraan dari arah timur atau Kota Sukabumi menuju Bogor sudah terkuras, rekayasa akan dihentikan. Namun, jika lonjakan masih terjadi, durasi one way akan diperpanjang.

Dari hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan sempat mengular hingga wilayah Caringin. Sementara itu, arus kendaraan yang masuk kembali ke Sukabumi hingga sore hari belum terpantau signifikan.

“Untuk saat ini fokus kami masih pada pengurasan arus balik dari Kota Sukabumi menuju Bogor. Mudah-mudahan malam nanti tidak terjadi lonjakan kembali,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini