Malam Tahun Baru Berdarah, 4 Remaja Jadi Korban Pembacokan di Sekitar Balai Kota Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Jumat 02 Jan 2026, 13:55 WIB
Malam Tahun Baru Berdarah, 4 Remaja Jadi Korban Pembacokan di Sekitar Balai Kota Sukabumi

Korban pembacokan di Jalan R Syamsudin Kota Sukabumi saat mendapat tindakan medis. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana perayaan malam Tahun Baru di pusat Kota Sukabumi berubah mencekam . Empat remaja dilaporkan menjadi korban pembacokan brutal di sekitar Jalan Syamsudin SH, tepatnya di pertigaan samping Ganesha Operation (GO) Balai Kota Sukabumi , Selasa (31/12/2025) malam .

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB , saat kawasan tersebut dipadati warga yang sedang merayakan malam pergantian tahun. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, sekelompok orang datang menggunakan sepeda motor secara tiba-tiba menyerang para korban dengan senjata tajam .

Salah seorang saksi mata, Ambon (23), menuturkan bahwa para korban saat itu tengah berkumpul sebelum tiba-tiba diserang tanpa ada cekcok sebelumnya . Ia mengatakan sekelompok pelaku langsung menembakkan senjata tajam ke arah korban. “Lagi nongkrong , tiba-tiba datang rombongan motor bawa sajam. Langsung nyerang , gak tahu motifnya apa ,” ujarnya .

Baca Juga: Kabupaten Sukabumi Sumbang 50 Persen Produksi Sawit se Jabar

Dia menambahkan , situasi di lokasi kejadian sempat kacau . Warga dan pengunjung yang berada di sekitar titik kejadian berhamburan menyelamatkan diri . Suara teriakan bercampur dengan bunyi petasan membuat kondisi semakin tidak terkendali . Sejumlah korban terlihat bersimbah darah sebelum akhirnya dievakuasi .

Akibat kejadian itu , empat remaja mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda . Informasi yang dihimpun menyebutkan , satu korban mengalami luka serius hingga harus menjalani tindakan medis intensif , sementara tiga korban lainnya dilarikan ke RSUD R. Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan .

Hingga berita ini diturunkan , sukabumiupdate.com masih berupaya meminta keterangan pihak kepolisian untuk mengetahui motif penyerangan serta dugaan pelaku melarikan diri setelah melakukan aksi kekerasan tersebut . Belum ada keterangan resmi terkait apakah peristiwa ini berkaitan dengan aksi geng motor atau konflik antar kelompok .

Berita Terkait
Berita Terkini