Langkah Pertama Herdy Somantri Usai Jadi Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi

Rabu 06 Maret 2024, 20:52 WIB
Herdy Somantri dilantik Bupati Marwan Hamami sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)

Herdy Somantri dilantik Bupati Marwan Hamami sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, resmi dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/3/2024).

Pria yang akrab disapa Bima itu dilantik oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama 286 orang lainnya dalam acara pengambilan sumpah dan janji jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi.

Diketahui, Bima sebelumnya dinyatakan lolos tiga besar lelang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di dua perangkat daerah, yakni Diskominfosan dan Bapenda. Dalam pelantikan, Birokrat muda kelahiran Sukabumi 25 April 1980 itu diberi amanah Bupati sebagai Kepala Bapenda.

"Yang pasti ini tugas berat ya, karena Bapenda itu adalah gerbang kemandirian keuangan daerah. Jadi kalau pendapatan asli daerahnya rendah, maka kita akan sulit mengintervensi program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam program pembangunan daerah," ujar Bima kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Mutasi Pejabat Kabupaten Sukabumi 2024, Daftar Kadis, Camat dan Kapus Terbaru

Pasca dilantik, Bima memastikan pihaknya menyiapkan sejumlah langkah untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi, salah satunya dengan updating data wajib pajak.

"Kita harus melalukan intensifikasi dan ektensifikasi serta melakukan updating data, sehingga dengan data real kita bisa mengetahui potensi pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi daerah," jelasnya.

Bima juga mengaku, akan melakukan berbagai strategi lainya, salah satunya berkolaborasi dengan unsur-unsur atau unit-unit lain yang dapat membantu meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Berbagai stakeholder kita raih baik eksternal atau internal sehingga bisa berkolaborasi bersama sama untuk peningkatan PAD," ucapnya.

Bima berharap hadirnya di tempat tugas baru bisa memberikan warna dan bisa berkontribusi baik terhadap Kabupaten Sukabumi.

"Mohon doa dan dukungannya," pungkasnya. (ADV)

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 23:49 WIB

8 Fakta di Balik Misteri Penemuan Tengkorak Manusia di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di sebuah kebun di belakang Perumahan Nadira, Kampung Cioray, Sukabumi, pada Senin (24/6/2024) telah menghebohkan warga setempat.
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Jawa Barat24 Juni 2024, 22:34 WIB

Terbukti Curang, Disdik Jabar Coret 199 Siswa dari PPDB SMA/SMK 2024

Dinas Pendidikan Jawa Barat membatalkan 168 siswa atau calon peserta didik setelah pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMA 2024
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi24 Juni 2024, 22:12 WIB

Peninggalan Bersejarah: Pos Security Zaman Belanda di Surade Sukabumi Masih Kokoh

Bangunan bersejarah dari masa penjajahan Belanda masih tegak kokoh di tepi Sungai Cikarang, berbatasan antara Desa Pasiripis Kecamatan Surade
Peninggalan zaman Belanda berupa bangunan yang dahulunya merupakan pos security | Foto : Ragil Gilang
Keuangan24 Juni 2024, 21:12 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kecam Aksi Calo Klaim Program Jaminan Sosial

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara tegas mengutuk praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial yang dilaksanakannya.
Ilustrasi praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial | Foto : Pixabay
Opini24 Juni 2024, 21:00 WIB

Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan

Teknik kultur jaringan tanaman (plant tissue culture technique) tidak dapat dipisahkan dari berbagai teknologi terkini yang mewarnai kemajuan bidang pertanian.
Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan | Foto : Pixabay
Sehat24 Juni 2024, 21:00 WIB

Pengaruh Terhadap Gula Darah: 3 Tips Memperbaiki Kualitas Tidur Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com/DC Studio)
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Selain Celana Merah dan Bra Ada Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak di Cioray Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari