SUKABUMIUPDATE.com – Gemuruh dukungan penonton mengiringi kemenangan petarung muda asal Sukabumi, Ramdan (20), yang sukses merebut Sabuk Kapolres Sukabumi Kota pada partai puncak (main event) Sukabumi Nyerenteng Day Volume II. Atlet binaan Camp Bos RIAP itu tampil dominan saat menghadapi petarung asal Karawang dalam laga yang digelar di GOR Merdeka Kota Sukabumi, 27–28 Juni 2026.
Tampil penuh percaya diri sejak ronde pertama, Ramdan mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan permainan agresif dan disiplin. Penampilannya yang konsisten membuat dewan juri memberikan kemenangan mutlak, sekaligus mengantarkannya membawa pulang sabuk bergengsi Kapolres Sukabumi Kota.
Kemenangan tersebut menjadi penutup manis gelaran Sukabumi Nyerenteng Day Volume II yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Ketua Panitia Sukabumi Nyerenteng Day Volume II, Anggi Sendrayogi, mengatakan keberhasilan Ramdan membuktikan bahwa atlet-atlet binaan daerah memiliki kualitas untuk bersaing dengan petarung dari berbagai daerah.
Baca Juga: Usai Rekrut Gabriel Mutombo, Persib Bandung Kini Dikaitkan dengan Sandy Walsh ?
"Alhamdulillah partai utama berlangsung seru dan sportif. Ramdan dari Camp Bos RIAP berhasil meraih Sabuk Kapolres Sukabumi Kota setelah mengalahkan petarung asal Karawang," ujar Anggi, Senin (29/6/2026).
Menurut Anggi, Sukabumi Nyerenteng Day tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet sekaligus pencarian bibit-bibit petarung potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat regional hingga nasional.
"Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi atlet-atlet muda Sukabumi untuk terus berlatih dan berprestasi," tambah Anggi.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menegaskan bahwa penyelenggaraan Sukabumi Nyerenteng Day memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mempertandingkan kemampuan para atlet. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membina karakter generasi muda agar memiliki ruang positif untuk berkembang dan berprestasi.
"Kami ingin generasi muda memiliki ruang yang positif untuk menyalurkan energi, minat, dan bakatnya. Melalui Sukabumi Nyerenteng Day, mereka bisa menunjukkan prestasi, membangun mental juara, sekaligus menjauhi tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya," ujar Sentot.
Baca Juga: Harga Telur dan Ayam di Sukabumi Turun Drastis, Pedagang Sebut Libur Sekolah dan MBG Berpengaruh
Ia menilai olahraga bela diri mampu membentuk disiplin, tanggung jawab, mental juara, sekaligus menanamkan sikap saling menghormati di antara para atlet.
"Mari kita junjung tinggi sportivitas dan kondusivitas. Bertanding habis-habisan di atas ring, tetapi setelah bel berbunyi, tetap berkawan, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan," imbuhnya.
Sementara itu, Founder RIAP, H. Dadang Kuswandi, menyebut Sukabumi Nyerenteng Day menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet sekaligus pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga bela diri.
Ia berharap ajang yang digelar bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai wadah pembinaan atlet dan melahirkan petarung-petarung potensial yang mampu membawa nama Sukabumi ke level regional, nasional, bahkan internasional.
"Nyerenteng Day bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas ring. Yang lebih penting adalah membangun karakter, sportivitas, dan mental pantang menyerah para generasi muda agar mereka memiliki ruang untuk berprestasi dan mengharumkan nama Sukabumi," ucapnya.




