TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

‘Sungai Dadakan’ di Belakang Terminal Lingsel Sukabumi, Dua Motor Masuk Got

Jalan Sudajaya Hilir, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, tepatnya sekitar tanjakan SMP Negeri 8, atau belakang terminal jalur Kota Sukabumi terendam banjir.

Penulis
Selasa 6 Des 2022, 18:12 WIB

Jalan Raya di belakang terminal jalur lingsel Kota Sukabumi kembali banjir. Dua pengendara motor masuk got

SUKABUMIUPDATE.com- Hujan deras kembali memicu banjir yang menyebabkan jalanan di Kota Sukabumi jadi ‘sungai dadakan’. Dua motor sempat terperosok ke dalam selokan atau got yang tertutup banjir di jalan belakang terminal Jalur Lingsel (Lingkar Selatan) Kota Sukabumi, pada Selasa (6/12/2022).

Jalan Sudajaya Hilir, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, tepatnya sekitar tanjakan SMP Negeri 8, atau belakang terminal jalur Kota Sukabumi terendam banjir. Kedalaman rendaman banjir bervariasi, mulai dari semata kaki hingga lutut orang dewasa.

Dua pengendara motor, jadi korban dari banjir dadakan ini. Genangan air di lokasi tersebut menutup selokan yang tengah dikerjakan (diperbaiki), sehingga tidak terlihat.

Baca Juga: Cerita Angkot Mogok Terjebak Banjir di Terminal Jalur Kota Sukabumi

Satu motor ditunggangi tiga orang terperosok ke dalam drainase tersebut, begitu pula satu motor lainnya yang ditumpangi dua orang. Walaupun tidak mengalami luka, kondisi ini membuat motor mereka mengalami kendala karena terendam air banjir di dalam selokan.

Wanjoy (42 tahun) menceritakan bahwa ia dan temannya hendak pulang. Saat itu sebenarnya motor tersebut dituntun karena mogok. Wanjoy dan temannya mendorong motor di tepian jalan yang terendam banjir, hingga akhirnya terperosok ke selokan yang tertutup air.

"Pas nyampe jalan sini mogok motornya, pas jalan ke pinggir ternyata ada drainase yang terbuka. Motor masuk got," ungkap Wanjoy.

Baca Juga: Banjir Mulai Surut, Terminal Jalur Kota Sukabumi Jadi 'Lautan' Lagi

Ia meminta pihak terkait memberi rambu soal adanya pembangunan drainase tersebut. Sehingga pengendara tau ada selokan yang terbuka karena masih proses pembangunan.

“Apa lagi, disaat musim hujan jalan ini memang selalu banjir. Harusnya disitu dikasih peringatan. Lumayan dalam juga ada sekitar satu meteran. Bahaya, kalau anak kecil bisa-bisa tenggelam" ujarnya.


Editor
Halaman :
Berita Terkait
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x