Waspadai Jika Sariawan Datang Berulang Kali

Kamis 15 Maret 2018, 03:38 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Luka kecil di rongga mulut selalu disebut sariawan, faktanya tidak demikian. Sariawan punya tanda spesifik yang membedakannya dengan gejala penyakit lain.

Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD mengatakan, di dalam kulit kita ada banyak sekali sel. Lapisan dasarnya disebut sel basal. Saat ada yang tidak beres di kulit, sel tersebut bereaksi dengan berubah bentuk.

Rahmi menjelaskan, sel basal yang tadinya berbentuk kotak, naik menjadi segilima, naik lagi menjadi gepeng, dan akhirnya menjadi lapisan tanduk. Perubahan ini butuh waktu 2 hingga 4 minggu. Saat terkena sariawan, tubuh mengabari otak bahwa telah terjadi luka di rongga mulut.

"Lalu tubuh mendatangkan sel radang yang menimbulkan rasa sakit. Yang menyebalkan, sel-sel radang yang mendatangi lapisan di bawah kulit memproduksi sejumlah zat kimia lalu muncullah dolor (sakit), kalor (panas), tumor (bengkak), rubor (kemerahan), dan fungtio laesa alias penurunan fungsi bibir. Itu sebabnya Anda jadi susah makan," ujarnya dalam talk show "Larutan Antiseptik Efektif untuk Mengatasi dan Mengurangi Risiko Infeksi di Mulut" bersama Betadine di Jakarta, belum lama ini. 

Agar cepat sembuh, Anda dianjurkan menutupi sariawan itu dengan covering agent agar makanan yang masuk tidak menginfiltrasi cekungan di bibir. Tujuan akhirnya, menghambat laju peradangan.

Saat peradangan dihambat, terjadi regenerasi jaringan kulit dan mempercepat proses penyembuhan. Kalau sudah diberi obat dan covering agent tidak sembuh juga, hati-hati siapa tahu itu kanker mulut. Anda juga patut waspada jika sariawan datang berulang kali.

"Intinya, ketahui penyebabnya apa jika sariawan terjadi berulang kali. Konsultasikan kepada dokter gigi, dokter gigi spesialis penyakit mulut, dan dokter umum. Jika perlu, jalani pemeriksaan penunjang mengingat faktor pemicu sariawan ada belasan," Rahmi mengingatkan.

Hal lain yang tak kalah penting untuk dilakukan, menjaga kebersihan mulut. Selain menyikat gigi, Anda bisa menggunakan obat kumur. Educator and Trainer dari Mundipharma, dr. Merry Sulastri menyatakan, obat kumur dengan kandungan Povidone-Iodine terbukti secara klinis dapat membunuh kuman seperti bakteri, jamur, dan virus di area mulut dan tenggorok secara efektif.

"Kami anjurkan masyarakat menggunakan larutan yang mengandung Povidone – Iodine satu persen untuk berkumur dan menjaga kesehatan mulut, terutama apabila risiko infeksi atau iritasi di daerah mulut meningkat seperti sakit tenggorok, sariawan, gusi bengkak, dan bau mulut tak sedap," ujar Merry.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi24 April 2024, 19:32 WIB

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan Bojonggenteng Sukabumi

Berikut kronologi pria paruh baya ditemukan tewas tergantung di kontrakan yang berada di Bojonggenteng Sukabumi.
Ilustrasi gantung diri. Pria paruh baya di Bojonggenteng Sukabumi ditemukan tewas tergantung di kontrakan. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi Memilih24 April 2024, 19:21 WIB

Diantar Apdesi Jabar, Kades Deden Lengkapi Berkas Maju Pilkada Sukabumi di Demokrat

Ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi Deden Deni Wahyudin di antar sejumlah fungsionaris Apdesi menyerahkan kelengkapan berkas pendaftaran bakal calon untuk maju di Pilkada Sukabumi 20
Deden Deni Wahyudin saat menyerahkan berkas pendaftaran bcalon kepada daerah ke DPC Partai Demokrat | Foto : Ilyas Supendi
Motor24 April 2024, 19:00 WIB

Ciri-ciri V Belt Motor Matic Harus Segera Diganti, Pengendara Harus Tahu Nih!

Menunda penggantian V-Belt yang rusak dapat berakibat fatal, seperti V-Belt putus di jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Ilustrasi - Menunda penggantian V-Belt yang rusak dapat  berakibat fatal,  seperti V-Belt putus di jalan yang  dapat  menyebabkan kecelakaan. (Sumber : wahanahonda.com)
Sehat24 April 2024, 18:35 WIB

5 Cara Berikut Dapat Meredakan Sakit Punggung saat Hamil, Salah Satunya Olahraga dan Terapi Fisik

Sakit punggung sering dikeluhkan oleh ibu hamil karena beberapa penyebab, namun ada cara yang dapat meredakan sakitnya.
Ilustrasi meredakan sakit punggung saat hamil. (Sumber : Freepik)
Life24 April 2024, 18:31 WIB

Bersikap Konsisten, Ini 7 Cara Memberi Anak Konsekuensi yang Benar-benar Berhasil

Menggunakan konsekuensi secara efektif dapat membuat perbedaan besar dalam pola asuh Anda dan perilaku anak Anda.
Ilustrasi memberi anak konsekuensi. (Sumber : pexels.com/@August de Richelieu)
Bola24 April 2024, 18:30 WIB

Link Live Streaming Persik Kediri vs PSS Sleman: Sama-sama Butuh Poin!

Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Liga 1 2023/2024 antara Persik Kediri vs PSS Sleman berikut kami sediakan layanan live streamingnya.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Liga 1 2023/2024 antara Persik Kediri vs PSS Sleman berikut kami sediakan layanan live streamingnya. (Sumber : Freepik.com/@asierromero/Ist).
Life24 April 2024, 18:00 WIB

Doa Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria untuk Memohon Dikaruniai Anak yang Sholeh Sholehah

Yuk amalkan doa dari Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria ini untuk Memohon kepada Allah SWT agar Dikaruniai Anak yang Sholeh Sholehah.
Ilustrasi  - Yuk amalkan doa dari Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria ini untuk Memohon kepada Allah SWT agar Dikaruniai Anak yang Sholeh Sholehah. | (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel24 April 2024, 17:58 WIB

Glamping di Puncak Manis, The Secret Hill! Hidden Gem Lainnya di Sukabumi

Puncak Manis Glamping and villa berada di wilayah Sukamanis, jalan Puncak Manis, Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Puncak manis glamping and villa, secret hill hidden gem baru di Kaki Gunung Pangrango Sukabumi (Sumber: istimewa)
Life24 April 2024, 17:30 WIB

6 Dampak Menyakitkan Perceraian Kepada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

Dampak perceraian orang tua sangat berbahaya bagi anak. Itu sebabnya, perceraian sarat akan efek buruk yang semestinya dihindari.
Ilustrasi. Pasangan bertengkar. Dampak negatif perceraian orang tua kepada anak yakni sulit memiliki kebahagiaan dalam keluarga. Sumber Foto : Pexels/Alex Green
Sukabumi24 April 2024, 17:04 WIB

4 Pelaku Investasi Bodong Gadai Rumah di Sukabumi Jadi Tersangka, Korban Capai 186 Orang

Kasus investasi bodong gadai rumah di Sukabumi tersebut menelan korban hingga 186 orang dengan total nilai kerugian materil hingga Rp 5 Miliar lebih.
Satreskrim Polres Sukabumi Kota saat menunjukan barang bukti kasus investasi bodong gadai rumah. (Sumber : Istimewa)