SUKABUMIUPDATE.com - Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Meskipun kemajuan teknologi medis telah meningkatkan tingkat kesembuhan beberapa jenis kanker, ada sejumlah kanker yang masih memiliki peluang bertahan hidup sangat rendah. Hal ini biasanya disebabkan oleh diagnosis yang terlambat, pertumbuhan tumor yang agresif, serta keterbatasan pilihan pengobatan.
Dikutip dari PMC, beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis kanker seperti pankreas, hati, dan paru-paru termasuk yang memiliki tingkat kelangsungan hidup terendah dibandingkan jenis kanker lainnya. Berikut lima jenis kanker yang dikenal paling mematikan dengan peluang bertahan hidup rendah.
1. Kanker Pankreas
Kanker pankreas sering disebut sebagai salah satu kanker paling mematikan karena biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak pasien baru terdiagnosis ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.
Data menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk kanker pankreas hanya sekitar 13%, menjadikannya salah satu kanker dengan prognosis terburuk.
Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:
- Nyeri perut atau punggung
- Penurunan berat badan drastis
- Kulit dan mata menguning (jaundice)
- Kehilangan nafsu makan
Baca Juga: Dihadiri Keluarga dan Sahabat, Suasana Duka Selimuti Prosesi Pemakaman Vidi Aldiano
2. Kanker Hati
Kanker hati merupakan salah satu kanker yang paling mematikan di dunia. Penyakit ini sering dikaitkan dengan hepatitis kronis, sirosis hati, serta konsumsi alkohol berlebihan.
Kanker hati juga memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah, terutama jika ditemukan pada stadium lanjut. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup jangka panjang untuk kanker hati termasuk yang paling rendah di antara berbagai jenis kanker.
Gejala yang sering muncul meliputi:
- Nyeri di perut bagian kanan atas
- Perut membengkak
- Kulit menguning
- Mudah lelah dan kehilangan berat badan
3. Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru merupakan penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia. Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan kebiasaan merokok, meskipun orang yang tidak merokok juga dapat mengalaminya.
Secara global, kanker paru-paru menyebabkan jutaan kematian setiap tahun, dengan tingkat kelangsungan hidup lima tahun sekitar 25% atau kurang, tergantung stadium penyakit saat diagnosis. Gejala yang sering muncul antara lain:
- Batuk kronis yang tidak sembuh
- Batuk berdarah
- Sesak napas
- Nyeri dada
Baca Juga: Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit yang Diderita Vidi Aldiano Sebelum Meninggal Dunia
4. Kanker Otak (Glioblastoma)
Beberapa jenis kanker otak, seperti glioblastoma, dikenal sangat agresif. Tumor ini tumbuh cepat dan dapat menyerang jaringan otak di sekitarnya.
Pengobatan kanker otak sering kali sulit karena lokasi tumor yang sensitif serta risiko kerusakan fungsi otak. Banyak pasien mengalami kekambuhan meskipun telah menjalani operasi, radioterapi, atau kemoterapi. Gejala yang sering muncul meliputi:
- Sakit kepala berat
- Kejang
- Gangguan penglihatan
- Perubahan perilaku atau kemampuan berpikir
5. Kanker Empedu
Kanker empedu termasuk jenis kanker yang relatif jarang, namun sangat berbahaya. Penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga sering ditemukan pada stadium lanjut.
Kanker empedu memiliki tingkat kelangsungan hidup yang sangat rendah, bahkan termasuk dalam kelompok kanker dengan prognosis terburuk. Gejala yang dapat muncul antara lain:
- Nyeri di perut bagian kanan atas
- Kulit menguning
- Mual dan muntah
- Penurunan berat badan
Meskipun beberapa jenis kanker memiliki peluang bertahan hidup yang rendah, deteksi dini tetap menjadi kunci untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Pemeriksaan kesehatan secara rutin, menjaga pola hidup sehat, serta menghindari faktor risiko seperti merokok dapat membantu menurunkan risiko terkena kanker. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap gejala awal kanker juga sangat penting agar penyakit dapat didiagnosis dan ditangani lebih cepat.
Baca Juga: 4 Lagu Underrated Perunggu yang Wajib Masuk Playlist Kamu
Sumber: PMC




