SUKABUMIUPDATE.com - Talas sering dianggap sebagai makanan sederhana yang identik dengan camilan rumahan. Teksturnya yang lembut setelah dimasak dan rasanya yang ringan membuatnya mudah diolah menjadi berbagai hidangan mulai dari gorengan, kolak, hingga kudapan tradisional. Namun, di balik kesannya yang sederhana, talas menyimpan segudang manfaat yang penting bagi kesehatan tubuh.
Sebagai salah satu sumber karbohidrat alami, talas bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga kaya nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral. Kandungan inilah yang menjadikan talas cocok sebagai alternatif pengganti nasi atau tepung bagi mereka yang ingin menjalani pola hidup lebih sehat.
1. Kaya Serat dan Baik untuk Pencernaan
Salah satu keunggulan utama talas adalah kandungan seratnya yang cukup tinggi. Serat memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Konsumsi talas secara rutin dapat membantu memperlancar BAB, menurunkan risiko sembelit, serta menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Kondisi usus yang sehat akan berdampak langsung pada metabolisme tubuh, penyerapan nutrisi, hingga mood harian. Karena talas termasuk karbohidrat kompleks, proses pencernaannya berlangsung lebih lambat. Artinya, tubuh melepaskan energi secara bertahap sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Baca Juga: HP Murah Sensasi Flagship Harga Miring dengan Detail Lebih Dalam!
2. Energi Stabil, Cocok untuk Pengganti Nasi
Berbeda dengan nasi putih yang cepat menaikkan gula darah, talas memiliki indeks glikemik lebih rendah. Energi yang dilepas tubuh berlangsung stabil sehingga cocok untuk kamu yang ingin mengontrol asupan gula atau sedang menjalani program diet. Tak hanya itu, talas dapat menjadi pilihan tepat bagi penderita diabetes sebagai sumber karbohidrat alternatif, tentunya dengan porsi dan pengolahan yang sesuai.
3. Sumber Vitamin dan Antioksidan
Talas mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin E, vitamin B6, serta mineral seperti kalium, magnesium, dan fosfor. Kombinasi nutrisi tersebut bermanfaat dalam:
- menjaga daya tahan tubuh
• membantu regenerasi sel dan kesehatan kulit
• melindungi tubuh dari radikal bebas
• menjaga sistem saraf dan otot tetap bekerja optimal
Antioksidan dalam talas juga dapat membantu mengurangi risiko kerusakan sel yang memicu penyakit kronis dalam jangka panjang.
4. Mendukung Kesehatan Jantung
Kalium dalam talas berperan penting dalam menyeimbangkan kadar garam (natrium) dalam tubuh. Ketika kadar natrium terkendali, tekanan darah menjadi lebih stabil sehingga risiko hipertensi dapat ditekan. Tak hanya itu, serat dalam talas juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), menjadikannya makanan yang mendukung kesehatan jantung secara menyeluruh.
Talas bukan sekadar bahan makanan tradisional yang hanya cocok dijadikan camilan. Dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral yang melimpah, talas dapat menjadi sumber energi sehat untuk aktivitas harian. Konsumsi talas secara rutin dengan cara pengolahan yang tepat mampu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol gula darah, memperkuat imunitas, hingga mendukung kesehatan jantung.
Baca Juga: Hadapi Crystal Palace Tanpa 3 Pilar, Manchester United Tetap Targetkan Poin Penuh
Sumber: Healthline





