6 Tips Mudik Aman untuk Penderita Sakit Jantung, Hindari Kafein!

Selasa 18 April 2023, 03:30 WIB
Ilustrasi. Heart Attack | Tips Mudik Aman untuk Penderita Sakit Jantung, Hindari Kafein! (Sumber : Freepik/@jcomp)

Ilustrasi. Heart Attack | Tips Mudik Aman untuk Penderita Sakit Jantung, Hindari Kafein! (Sumber : Freepik/@jcomp)

SUKABUMIUPDATE.com - Sakit Jantung disebut juga Penyakit Kardiovaskular. Sakit Jantung adalah kondisi jantung yang mencakup pembuluh yang sakit, masalah struktur dan pembekuan darah.

Penyakit Jantung menggambarkan kondisi ketika jantung mengalami gangguan dan tidak berfungsi dengan baik. Ketika melakukan perjalanan Mudik Lebaran, Sakit Jantung tiba-tiba menjadi salah satu kendala.

Nah, ada tips mudik untuk penderita Sakit Jantung Aritmia yang harus diperhatikan, agar tidak kambuh saat di perjalanan.

Sebelumnya perlu diketahui, Aritmia adalah gangguan irama atau laju detak pada Jantung, lebih cepat atau lambat dari normal. Jika detak Jantung abnormal dibiarkan terus berulang bisa berbahaya karena bisa terkena penyakit Serangan Jantung, stroke hingga mengancam nyawa.

Baca Juga: Link Live Streaming CCTV Jalan Tol, Pantauan Realtime Arus Mudik Lebaran 2023

Konsultan intervensi dan Aritmia Jantung Eka Hospital BSD, dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA menjelaskan cara agar Sakit Jantung tidak kambuh saat Mudik Lebaran. Yaitu dengan melakukan persiapan dan mengelola gaya hidup mulai dari pola makan, istirahat, hingga aktivitas fisik harian.

Tips Mudik untuk penderita Sakit Jantung, seperti dikutip dari rilis RS Eka Hospital, via Suara.com:

1. Penderita Sakit Jantung Harus Ada Pendamping ketika Mudik Lebaran

Pastikan pendamping yang menemaninya memahami pertolongan pertama seperti Teknik BHD atau bantuan hidup dasar dan pertolongan lainnya, seperti untuk penderita Aritmia.

Khusus untuk takikardia yaitu gangguan irama jantung mencapai lebih dari 100 detak per menit dengan melakukan langkah berikut:

  • Membuat korban batuk berkali-kali dengan menyuruh korban menarik nafas dalam dan mencoba batuk sekeras mungkin.
  • Pancing reflek muntah dengan memasukan jari ke ujung dalam mulut korban.
  • Menaruh benda dingin ke atas wajah korban.
  • Memijat pembuluh darah di leher korban.
  • Melakukan vagal reflex, yaitu dengan menutup mulut dan hidung korban dan meminta dia untuk mengejan selama beberapa waktu dan diakhiri dengan berbaring dengan posisi kaki terangkat ke atas.

2. Jangan Sahur dan Buka Puasa Pakai Kafein

Meski minuman Kafein seolah sudah jadi minuman wajib pemudik, tapi sebaiknya dihindari untuk penderita Penyakit Jantung karena dapat mengganggu siklus tidur.

"Akibatnya, Anda akan kekurangan istirahat dan lebih rentan untuk mengalami penumpukan lemak dan rasa stres yang bisa menjadi pemicu penyakit jantung," jelas dr. Ignatius, dikutip Senin (17/4/2023).

3. Masak Makanan dari Rumah

Menyediakan menu makanan sendiri lebih baik daripada membeli makanan dan minuman di luar, karena selain dapat memilih makanan yang lebih aman bagi kesehatan jantung, menu makanan yang disiapkan dari rumah juga akan lebih praktis untuk dikonsumsi.

Baca Juga: 7 Titik Ini Diprediksi Macet Saat Mudik Lebaran 2023, Ada Sukabumi!

"Jika tidak memungkinkan, pilihlah makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan rendah lemak selama perjalanan," jelasnya.

4. Jangan Lupa Obat

Sebagai penderita Penyakit Jantung, obat harus dikonsumsi sesuai resep dokter meski saat puasa. Ini karena obat punya pengaruh penting menjaga kesehatan jantung. Sehingga minum obat selama mudik adalah kewajiban.

5. Jangan Terlalu Lelah

Pastikan juga tetap istirahat cukup selama perjalanan. Mudik bisa menjadi aktivitas yang cukup menguras energi, sehingga gunakan waktu dengan bijak selama di perjalanan dan tetap dapatkan tidur serta asupan makanan yang cukup untuk menjaga stamina, serta mengelola stres selama perjalanan.

"Jika bepergian dengan mobil atau motor pribadi, luangkan waktu untuk istirahat di malam hari untuk menghindari kelelahan yang berlebihan," papar dr. Ignasius.

6. Konsultasi Dengan Dokter

Setiap orang memiliki kondisi serta gejala yang berbeda-beda. Oleh karena itu untuk mendapatkan informasi menyeluruh tentang hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum dan pada saat mudik penderita Sakit Jantung bisa melakukan konsultasi dokter.

"Sebelum memulai mudik, penting juga untuk melihat rumah sakit terdekat dalam rute mudik. Sehingga apabila terjadi sesuatu pada saat di perjalanan bisa langsung pergi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan langsung dari dokter," tutup dr. Ignasius.

Sumber: Suara.com

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2024, 22:59 WIB

3 Fakta Menarik Mengenai Hubungan Asmara Karina Aespa dan Lee Jae Wook

Kabar terkait hubungan asmara antara Karina Aespa dan Lee Jae Wook yang diunggah Dispatch berhasil menghebohkan media sosial.
Potret Kedekatan Hubungan Karina Aespa dan Lee Jae Wook.  Sumber Foto: Dispatch
Sukabumi28 Februari 2024, 22:32 WIB

8 dari 35 Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Belum Bisa Sekolah, 1 Dirawat di RS

Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
IGD RS Bunut Kota Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Jawa Barat28 Februari 2024, 22:19 WIB

Sekolah Vokasi IPB Sukabumi Sepakati 8 Bidang Kerja Sama dengan Sukabumiupdate.com

Sebagai ikhtiar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi berkomitmen untuk memperluas kerjasama dengan pihak eksternal, salah satunya dengan Sukabumiupdate.com
Penandatanganan MoU oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Aceng Hidayat dan Chief Executive Officer (CEO) Sukabumiupdate.com, Nuril Arifin | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi28 Februari 2024, 21:24 WIB

Gempa Dangkal M1,8 di Warnasari, BMKG: Sesar Lokal di Timur Laut Kota Sukabumi

Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Episenter gempa M1,8 di Warnasari Sukabumi Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. (Sumber : BMKG)
Jawa Barat28 Februari 2024, 21:11 WIB

Rektor INKHAS Optimis MoU dengan UIN SGD Bandung Akan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi (INKHAS), Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyatakan optimismenya terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penandatanganan MoU antara INKHAS Sukabumi dan UIN SGD Bandung | Foto : dok. Inkhas
Sukabumi28 Februari 2024, 20:35 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Pampang Tulisan "Korban Janji": Ini Kata PU Sukabumi

Sejumlah warga memprotes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, protes dilakukan dengan menanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji"
Protes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, warga tanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji" | Foto : Ibnu Sanubari
Bola28 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Fakta Menarik Persib Saat Tundukan PSIS, Nick Absen Hingga Clean Sheet Kevin

Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1
Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 (Sumber : Persib.co.id)
Life28 Februari 2024, 20:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Orang yang Sudah Tidak Betah Sendiri, Kamu Salah Satunya?

Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan
Ilustrasi - Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan (Sumber : pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:46 WIB

Sibuknya Bawaslu Kota Sukabumi, Banyak Terima Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengatakan terdapat 9 laporan dugaan pelanggaran yang diterimanya. Yaitu mulai dari politik uang (money politic), pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dan rekapitulasi suara
Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:43 WIB

Putusan Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi Diumumkan 29 Februari

Bawaslu akan umumkan hasil putusan dari sidang dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024 besok.
Situasi persidangan lanjutan kasus dugaan pemindahan suara di Pileg 2024 DPRD Kota Sukabumi, Rabu (28/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)