SUKABUMIUPDATE.com - Real Madrid harus menelan pil pahit setelah menelan kekalahan dari Osasuna 2-1 di pekan ke-25 La Liga pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 00.30 WIB, di Stadion El Sadar. Hasil ini membuat posisi Los Blancos rawan digusur Barcelona yang baru akan bertanding menghadapi Levante Minggu malam.
Osasuna memimpin terlebih dahulu lewat eksekusi penalti Budimir menit ke-38 setelah dirinya dilanggar Courtois di kotak penalti. Pemain asal Bosnia dan Herzegovina tersebut sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor. Sementara Real Madrid memperkecil ketertinggalan lewat aksi Vinicius Junior yang meneruskan umpan Fede Valverde.
Baca Juga: Mau Mudik Gratis? Pemprov Jabar Siapkan 74 Bus untuk Lebaran 2026, Cek Cara Daftarnya di Sini!
Hingga akhirnya di masa injury time, Raul Garcia berhasil melepaskan tendangan yang tak dapat dibendung oleh Courtois, wasit sempat menganulir gol Garcia, namun setelah mengecek VAR akhirnya gol tersebut disahkan.
Hasil ini membuat Real Madrid gagal memangkas jarak dengan Barcelona, keduanya saat ini masih berbeda dua poin. Selain itu, rekor delapan kemenangan beruntun harus terhenti. Di sisi lain, Osasuna berhasil naik satu peringkat ke posisi sembilan dengan 33 poin.
Baca Juga: Polisi Sinkronkan Keterangan 16 Saksi dan Temuan Medis Kasus Kematian NS di Jampangkulon
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa mengatakan bahwa masih banyak pertandingan yang tersisa dan timnya perlu untuk berkembang untuk mendapatkan hasil positif lainnya. “Masih banyak pertandingan tersisa, dan kami masih punya ruang untuk berkembang.” ujarnya dilansir dari laman resmi klub.
Dirinya pun menambahkan bahwa hasil menghadapi Osasuna bukan apa yang diharapkannya. Selain itu, kekalahan ini jadi modal untuk meningkatkan kualitas para pemainnya jelang pertandingan menghadapi Benfica di leg kedua babak playoff Liga Champions.
Baca Juga: Persiapan Pasar Marema Mulai Terlihat di Jalan Harun Kabir Kota Sukabumi
“Tidak ada yang suka kalah, tetapi kami sama sekali tidak terpengaruh. Kemarin, saya mengatakan ini akan menjadi musim yang sangat panjang, bahwa ini praktis baru saja dimulai. Kami perlu banyak bekerja karena kami memiliki pertandingan penting lainnya pada hari Rabu.” tambahnya.
Selain itu, pelatih berusia 43 tahun tersebut menaruh rasa kepercayaan yang tinggi terhadap anak asuhnya mengenai kerja kerasnya di lapangan. “Saya harap ini tidak berarti apa-apa karena kami akan berjuang untuk segalanya lagi dalam empat hari ke depan. Kami menyadari bahwa masih banyak pertandingan Liga. Saya masih sangat percaya pada para pemain saya dan kerja keras mereka. Kita perlu mempertahankan tingkat tuntutan itu dari waktu ke waktu, dan itulah yang perlu terus kita upayakan,” tutupnya.
Sumber: dari berbagai sumber




