Pemain KAFI FC Dihukum Seumur Hidup Usai Insiden Tendangan Berbahaya di Liga 4 DIY

Sukabumiupdate.com
Kamis 08 Jan 2026, 12:40 WIB
Pemain KAFI FC Dihukum Seumur Hidup Usai Insiden Tendangan Berbahaya di Liga 4 DIY

Pemain KAFI Jogja FC, Dwi Pilihanto Nugroho, dijatuhi hukuman larangan terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola seumur hidup setelah melakukan pelanggaran keras berupa tendangan “kungfu” (Sumber: Instagram/@nusaliga)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemain KAFI Jogja FC, Dwi Pilihanto Nugroho, dijatuhi hukuman larangan terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola seumur hidup setelah melakukan pelanggaran keras berupa tendangan “kungfu” terhadap pemain UAD FC Yogyakarta.

Insiden tersebut terjadi saat KAFI Jogja FC menghadapi UAD FC Yogyakarta dalam ajang Liga 4 Provinsi DIY Piala Gubernur DIY musim 2025/2026. Pertandingan itu digelar di Lapangan Sitimulyo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (6/1/2026) sore.

Melansir dari jogja.idntimes.com, Akun Instagram resmi Asprov PSSI DIY pada Rabu (7/1/2026) mengumumkan Keputusan Panitia Disiplin dengan nomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/I/2026.

Baca Juga: Influenza A H3N2 atau Super Flu Ditemukan di Jabar, Ini Penjelasan Dinkes

Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendi Umar Senoadji, menyampaikan bahwa berdasarkan keputusan tersebut, pemain KAFI FC bernomor punggung 2, Dwi Pilihanto Nugroho, dinyatakan terbukti melanggar Pasal 48 juncto Pasal 49 juncto Pasal 10 juncto Pasal 19 dalam Kode Disiplin PSSI 2025. 

Pemain tersebut dijatuhi dua jenis sanksi. Hukuman pertama berupa denda sebesar Rp1 juta. Selain itu, Wendi menegaskan bahwa sanksi kedua adalah larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup, sebagaimana disampaikan pada Rabu (7/1/2026) malam.

Dalam unggahan tersebut juga disertakan Keputusan Komite Wasit yang berisi rekomendasi evaluasi serta pembinaan terhadap perangkat pertandingan yang memimpin laga KAFI FC kontra UAD FC Yogyakarta.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Super League Pekan Ke-17, Laga Persib vs Persija Jadi Sorotan

Wendi menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk melakukan peninjauan ulang sekaligus penyegaran terkait penerapan Laws of the Game dan regulasi pertandingan secara menyeluruh bagi seluruh perangkat pertandingan di bawah naungan PSSI DIY. 

Dalam tayangan video pertandingan, Dwi Pilihanto Nugroho terlihat mengangkat kakinya terlalu tinggi hingga mengenai wajah pemain UAD FC, Amirul. Akibat insiden tersebut, Amirul langsung terjatuh dan tampak memegangi bagian kepalanya sebelum akhirnya mendapatkan perawatan medis dan ditarik keluar lapangan. 

Wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Dwi atas pelanggaran tersebut. Insiden terjadi pada menit ke-73 saat KAFI FC tengah unggul 1-0.

Baca Juga: Tanpa Kylian Mbappe, Real Madrid Tantang Atletico di Semifinal Piala Super Spanyol

Manajemen KAFI FC kemudian merespons kejadian itu melalui pernyataan resmi di akun Instagram klub. Mereka menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan bahwa sang pemain tidak memiliki niat untuk mencederai lawan.

“Pemain kami tidak memiliki unsur kesengajaan untuk melukai lawan. Kejadian tersebut murni akibat kecerobohan saat berusaha menyapu bola dengan mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain UAD FC, Amirul,” tulis pernyataan tersebut.

Meski demikian, pihak manajemen dan tim pelatih menyatakan telah memberikan teguran keras kepada pemain yang bersangkutan.

Sumber: jogja.idntimes.com

Berita Terkait
Berita Terkini