Data Calon Penerima BSU Gelombang IV Diserahkan BPJAMSOSTEK

Senin 21 September 2020, 02:47 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sesuai komitmen bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tentang penyerahan bertahap data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), BPJAMSOSTEK, sapaan akrab BPJS Ketenagakerjaan, menyerahkan data calon penerima BSU gelombang IV. Data tersebut diserahkan oleh pihak BPJAMSOSTEK kepada Kemnaker pada hari Rabu (16/9), dengan jumlah data sebanyak 2,8 juta nomor rekening peserta. 

“Jadi total nomor rekening yang telah kami serahkan ke Kemnaker hingga saat ini sebanyak 11,8 juta data nomor rekening peserta” ungkap Agus Susanto, Direktur Utama BPJAMSOSTEK pada acara dialog Forum Merdeka Barat (FMB) 9 yang membahas tentang Bantuan Subsidi Upah dan Prakerja. 

Penyerahan data secara berkala ini ditargetkan rampung pada akhir bulan September 2020."Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pengecekan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU,” tegasnya.

Dirinya menyatakan pihak BPJAMSOSTEK telah mengumpulkan 14,7 juta nomor rekening sejak pertengahan bulan Agustus 2020.

"Kemarin (15/09) merupakan hari terakhir penyampaian data nomor  rekening calon penerima BSU oleh perusahaan atau pemberi kerja,  namun untuk nomor rekening yang telah disampaikan dan kami kembalikan karena perlu dikonfirmasi, kami masih menunggu hasil konfirmasi ulang tersebut sampai akhir bulan September," tambah Agus.

Agus menjelaskan bahwa setiap data nomor rekening yang diserahkan telah melalui tahapan validasi berlapis, untuk memastikan penerima BSU ini tepat sasaran. Data yang belum lolos validasi karena ketidaksesuaian data dengan Bank atau sistem internal BPJAMSOSTEK, akan dikembalikan kepada pemberi kerja atau perusahaan  untuk dilakukan konfirmasi ulang.

"Sekitar 1,2 juta data masih dalam  proses validasi perbankan dan konfirmasi ulang kepada pemberi kerja. Data yang dikonfirmasi ulang seperti nomor rekening yang tidak aktif karena ditutup, dibekukan, nama tidak sesuai nomor rekening, data nomor rekening tidak sesuai catatan kepesertaan BPJAMSOSTEK atau kepesertaannya lebih dari satu, telah kita kembalikan kepada pemberi kerja. Kami harap perusahaan berusaha secepat mungkin untuk menyampaikan data konfirmasi tersebut", ujar Agus. 

Agus juga menambahkan terdapat 1,7 juta data peserta yang tidak memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permenaker 14 Tahun 2020, sehingga dipastikan tidak berhak menerima BSU.

Agus mengingatkan, BPJAMSOSTEK juga telah mengirimkan sekitar 398 ribu SMS bagi pekerja yang sudah mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT), namun masih berstatus peserta aktif pada bulan Juni 2020. SMS tersebut berisi tautan unik yang hanya bisa diakses oleh penerima untuk pengkinian data secara mandiri, termasuk konfirmasi nomor rekening. 

“Saat ini peserta yang telah melakukan konfirmasi mandiri sebanyak 145 ribu orang. Kami masih menunggu sampai akhir September. Ingat, yang bisa melakukan pengkinian mandiri hanya peserta yang mendapatkan SMS tersebut,” terang Agus.

Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Haiyani Rumondang yang juga hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang sama menyatakan, hingga hari ini dari 2,5 juta data pekerja yang diserahkan pada gelombang I, terdapat 2,47 juta pekerja atau 99,32 persen yang telah mendapatkan bantuan tersebut. Sedangkan untuk data gelombang II telah mencapai 99,28 persen atau 2,97 juta pekerja. Selanjutnya untuk golombang III proses pencairan dana bantuan telah mencapai 40,9 persen atau 1,43 juta pekerja, sehingga total BSU yang telah dicairkan mencapai 6.87 juta.

Untuk Informasi lebih lanjut mengenai program BPJAMSOSTEK dan BSU, masyarakat dapat mengakses akun media sosial resmi BPJAMSOSTEK @bpjs.ketenagakerjaan pada Instagram, @bpjstkinfo pada platform Twitter, dan BPJS Ketenagakerjaan pada Facebook dimana keseluruhan akun tersebut sudah berstatus Terverifikasi.

“Kami mengapresiasi pihak pemberi kerja atau perusahaan karena telah bekerjasama dengan baik dalam melakukan pengkinian data peserta untuk mendukung program BSU dari pemerintah. Semoga program BSU dari Pemerintah ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat pekerja dan mengembalikan kondisi perekonomian Indonesia,” tutup Agus.

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi Memilih22 Februari 2024, 23:28 WIB

Raih Suara Signifikan di Dapil VI Sukabumi, Taopik Guntur Bakal Gelar Syukuran

Taopik Guntur, Caleg Dapil VI DPRD Kabupaten Sukabumi dari partai Gerindra bakal gelar syukuran dengan menghadirkan Ustaz Baharsyah Almunir.
Taopik Guntur, Caleg Dapil VI DPRD Kabupaten Sukabumi dari partai Gerindra. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi22 Februari 2024, 22:43 WIB

Hak Pekerja Jadi Sorotan Pasca Kecelakaan Kerja di Pabrik Makanan Sukabumi

PT. Aneka Dasuib Jaya Pabrik Makanan Sukabumi ternyata belum mendaftarkan seluruh pegawainya di BPJS Ketenagakerjaan.
Pabrik produsen makanan PT. Aneka Dasuib Jaya, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Entertainment22 Februari 2024, 21:17 WIB

Buka Suara, Vincent Rompies Harap Kasus Anaknya Diselesaikan Kekeluargaan

Vincent Rompies Berharap Kasus Bullying di BINUS School Serpong yang diduga melibatkan Anaknya Diselesaikan Kekeluargaan dan berakhir damai.
Vincent Rompies akhirnya buka suara terkait kasus dugaan bullying yang diduga melibatkan anaknya. (Sumber : Instagram/vincentrompies)
Nasional22 Februari 2024, 21:00 WIB

Soroti Kecurangan Pemilu 2024, Rhoma Irama Minta Bawaslu-Elit Politik Bertindak

Rhoma Irama turuh gerah dengan isu kecurangan dalam Pemilu 2024 yang baru saja berlangsung.
Konferensi Rhoma Irama meminta kecurang Pemilu 2024 ditindak secara tegas | Foto : Capture Youtube KBA Talk
Life22 Februari 2024, 21:00 WIB

7 Bahasa Tubuh Orang yang Sedang Berbohong, Ini Ciri-cirinya!

Mengetahui tanda-tanda bahasa tubuh dapat membantu dalam mendeteksi kemungkinan kebohongan
Ilustrasi. 
Mengetahui tanda-tanda bahasa tubuh dapat membantu dalam mendeteksi kemungkinan kebohongan. (Sumber : pixabay.com/@10634669)
Sehat22 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Obat Alami Masuk Angin dan Banyak Tersedia di Dapur

Berikut ini beberapa obat alami untuk mengatasi gejala masuk angin
Ilustrasi - Berikut ini beberapa obat alami untuk mengatasi gejala masuk angin (Sumber : Freepik)
Gadget22 Februari 2024, 20:00 WIB

Nyari HP Baru Tapi Budget Terbatas? Ini 4 HP Murah dengan Harga Rp 1 Jutaan

HP murah dengan spesifikasi gahar kini sudah banyak tersedia di pasaran, tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Samsung Galaxy A05 - HP murah dengan spesifikasi gahar kini sudah banyak tersedia di pasaran, tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. (Sumber : samsung.com)
Food & Travel22 Februari 2024, 19:30 WIB

Cadas Gantung Tempat Camping di Sumedang dengan View Sunset Memukau

Cadas Gantung Sumedang bisa dijadikan lokasi melepas penat saat hari libur tiba
Cadas Gantung Sumedang bisa dijadikan lokasi melepas penat saat hari libur tiba (Sumber : Instagram/risma_sumyati)
Tips22 Februari 2024, 19:21 WIB

3 Rekomendasi Pekerjaan yang Cocok buat Ibu Rumah Tangga dari Vina Vaulina

Ibu rumah tangga pada zaman sekarang ini bisa menambah penghasilan uang yang lumayan. Vina Muliana, seorang konten kreator membagikan 3 pekerjaan yang cocok buat Ibu rumah tangga
Ilustrasi Ibu Rumah Tangga sedang Melakukan Kerja Remote | Foto: Freepik/@freepik
Arena22 Februari 2024, 19:05 WIB

Momen Epic, Seungkwan Seventeen dan Megawati Bertemu untuk Pertama Kalinya

Seungkwan Seventeen dan Megawati terlihat berinteraksi dan foto bersama seusai laga antar GS Caltex melawan Red Sparks di Jangchung Gymnasium. Pertemuan keduanya merupakan pertemuan pertama kali yang ditunggu lama penggemar.
Seungkwan Seventeen Foto Bersama Pemain Red Sparks Seusai Melawan GS Caltex di Jangchung Gymnasium, Rabu (21/2/2024) | Foto: Instagram/@red__sparks