Kekasih Kapten Rampok Daan Mogot Mengaku Tak Dapat Jatah Uang

Kekasih Kapten Rampok Daan Mogot Mengaku Tak Dapat Jatah Uang

SUKABUMIUPDATE.com - Rachel alias RCL, kekasih Safril alias SFL, kapten perampokan yang menewaskan Davidson Tantono, mengaku menyesal telah membantu kelompok ini. “Bodohnya saya ga kepikiran risikonya akan seperti ini,” kata Rachel di Polda Metro Jaya, Rabu (21/6).

Wanita yang bekerja sebagai pemandu karaoke (ladies companion) ini mengaku mengenal Safril di karaoke tempatnya bekerja, Grand Menteng. Karena kerap bertemu, mereka pun menjalin asmara.

Dalam kelompok ini, Rachel bertugas menyewakan tempat tinggal sementara untuk kelompok perampok. Selain untuk menetap sementara, tempat tinggal tersebut digunakan untuk merencanakan aksi hingga membagi uang hasil rampokan.

Tiap anggota kelompok mendapatkan uang Rp 13-14 juta. Namun Rachel mengaku tak pernah mendapat jatah dari uang-uang tersebut. “Saya enggak pernah dapat jatah. Dia (SFL) hanya naruh uang di dompet untuk masak dan beli alat mandi,” kata Rachel.

 Davidson tewas terbunuh di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, 9 Juni 2017. Dia ditembak saat berusaha mempertahankan tas berisi uang Rp 300 juta yang baru diambilnya di bank.

Sumber: Tempo

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB