SUKABUMIUPDATE.COM - Setidaknya tiga penyanyi pop Indonesia, Hetty Koes Endang, Vina Panduwinata, dan Yuni Shara pernah melantunkan lagu Desember Kelabu. Bencana datang silih berganti di Kabupaten Sukabumi, tentu saja bukan inspirasi si pencipta lagu puluhan tahun silam. Lagu melow tersebut, hanya mengingatkan awal Desember tahun ini, akan bayangan bencana yang menggelayut di langit Sukabumi. Bencana sejak dua bulan terkahir terus melanda kabupaten ini, hingga awal bulan ke-12 di penghujung 2016.
Selama ada keserakahan manusia, bermacam jenis bencana akan selalu mengintai. Hutan dibabat dan dibakar, tanah dan pasir digerus eksavator terus menerus, dan bumi dilubangi tanpa analisa teknis memadai, dan lainnya.

Setali tiga uang, perizinan diobral serampangan untuk memenuhi hasrat banyak bentuk keserakahan manusia yang cenderung abai terhadap keseimbangan lingkungan dan alam.
Mencoba keluar dari sengkarut ragam aspek penyebab bencana, untuk menunjukkan empati, banyak manusia lainnya atau komunitas, membentuk kelompok-kelompok relawan yang bertujuan untuk membantu sesama.
Di Kabupaten Sukabumi, selain badan pemerintah dengan biaya negara seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banyak relawan tergabung dalam Palang Merah Indonesia. Selain itu, dalam ragam bentuknya, banyak tim relawan dibentuk, baik oleh perorangan, komunitas, korporasi, hingga organisasi kemasyarakatan. Tujuannya hanya satu, membantu sesama yang membutuhkan.
Jauh sebelum bencana bertubi-tubi melanda wilayah Kabuapaten Sukabumi terutama di wilayah Selatan, Relawan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau yang dalam Bahasa Inggris disebut sebagai United Nations Volunteers (UNV) resmi dibentuk, tepatnya pada 1971.
Relawan PBB dibentuk oleh Majelis Umum PBB dan dioperasikan oleh Program Pembangunan PBB (UNDP), bermarkas besar di Bonn, Jerman, dengan dua kantor penghubung di Tokyo, Jepang dan New York, Amerika Serikat. Kini, Relawan PBB secara langsung memobilisasi lebih dari 7.500 orang setiap tahun. Semenjak pertama kali didirikan, lebih dari 50.000 relawan dikerahkan untuk bekerja di lapangan dalam berbagai aspek pekerjaan.
Relawan sedunia merayakan Hari Relawan Internasional pada tanggal 5 Desember setiap tahunnya. Hari Relawan Internasional ini merupakan bagian dari hari-hari peringatan PBB. Peringatan ini memberi kesempatan berbagai organisasi sukarelawan dan juga para relawan individu menunjukan kontribusi mereka pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Selamat Hari Relawan Internasional.
