Program Prioritas 2026, Bapperida Sukabumi: Potensi Lokal Jadi Kekuatan Utama

Sukabumiupdate.com
Selasa 20 Jan 2026, 17:50 WIB
Program Prioritas 2026, Bapperida Sukabumi: Potensi Lokal Jadi Kekuatan Utama

Bapperinda Sukabumi Saat Rapat Koordinasi Evaluasi Program Prioritas Tahun 2026. (Sumber : Dok Bapperida Kabupaten Sukabumi.).

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mematangkan arah pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Evaluasi Program Prioritas Tahun 2025 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi, dengan fokus utama pada sektor perekonomian dan sumber daya alam (SDA).

Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, mengatakan rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk menilai sejauh mana pelaksanaan program prioritas berjalan sesuai rencana, sekaligus sebagai pijakan dalam penyusunan program tahun 2026.

"Sekaligus memperkuat pengendalian pembangunan di sektor-sektor yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Bapperida: Kinerja Pemkab Sukabumi 2025 Alami Capaian Positif

Toha Wildan menegaskan, evaluasi program tidak sekadar bersifat administratif, melainkan merupakan langkah serius pemerintah daerah untuk memastikan setiap program prioritas benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Rakor ini bertujuan memastikan adanya keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan program prioritas lintas perangkat daerah, khususnya di sektor perekonomian dan SDA. Sinergi antarsektor menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan," terangnya.

Dalam rapat tersebut, berbagai isu strategis menjadi perhatian utama, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan, hingga dorongan peningkatan nilai tambah UMKM agar mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi.

Baca Juga: Gegara Jengkol, Motif Paman Tusuk Keponakan di Simpenan Sukabumi

Selain itu, pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Menurut Toha Wildan, Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan alam dan budaya yang besar dan berpotensi menjadi penggerak utama ekonomi daerah jika dikelola secara berkelanjutan.

"Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama. Jika dikelola secara baik dan terintegrasi antarperangkat daerah, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya.

Tak kalah penting, rapat koordinasi ini juga menekankan penguatan tata kelola program dan integrasi lintas perangkat daerah guna mencegah tumpang tindih kebijakan serta memastikan setiap program saling mendukung.

Baca Juga: Paman Tusuk Keponakan di Simpenan Sukabumi, Pelaku Diringkus di Ciemas

"Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan tindak lanjut dalam penyempurnaan perencanaan dan pelaksanaan program prioritas sektor perekonomian dan SDA di Kabupaten Sukabumi ke depan," tuturnya.

"Dengan evaluasi yang komprehensif dan sinergi yang diperkuat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap arah pembangunan tahun 2026 mampu memperkokoh fondasi ekonomi daerah, mengoptimalkan potensi sumber daya alam, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan," tandasnya. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini