SUKABUMIUPDATE.com – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi mengungkapkan bahwa indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjukkan capaian positif sepanjang tahun 2025. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dinas Bulan Januari Tahun 2026 yang digelar di Aula Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (19/1/2026).
Rapat dinas tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar dan diikuti oleh jajaran pimpinan dan seluruh perangkat daerah sebagai forum koordinasi awal tahun guna menyelaraskan program serta kebijakan pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, berkesempatan menyampaikan ekspose Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam salah satu paparannya, Toha Wildan mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencatat capaian positif pada sejumlah indikator makro pembangunan tahun 2025. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penurunan tingkat kemiskinan, serta pertumbuhan ekonomi daerah menjadi indikator utama yang menunjukkan tren perbaikan.
Baca Juga: Perumdam TJM Cabang Cikembar Targetkan Penggantian 650 Water Meter Sepanjang 2026
"Mayoritas Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah tercatat telah memenuhi bahkan melampaui target yang ditetapkan. Capaian tersebut terutama terlihat pada sektor kesehatan, sosial, ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup, serta tata kelola pemerintahan," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada berbagai bidang juga menunjukkan hasil yang sangat baik. "Bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial secara umum berada pada level capaian yang sangat tinggi. Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan penguatan terhadap sejumlah layanan yang belum mencapai realisasi 100 persen," tambahnya.
Toha Wildan menegaskan bahwa capaian positif tersebut menjadi modal penting sekaligus dasar dalam penyusunan RKPD Tahun 2027. "Melalui perencanaan yang terukur dan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap arah kebijakan dan prioritas pembangunan ke depan dapat semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Toha Wildan juga menegaskan dengan adanya perubahan nomenklatur dari Bappelitbangda menjadi Bapperida menandai penguatan peran daerah dalam bidang riset dan inovasi.
"Bappelitbangda secara resmi bertransformasi menjadi Bapperida dengan fokus pada riset terapan, inovasi kebijakan, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi, BRIN, dan mitra strategis. Transformasi ini menjadi landasan penguatan ekosistem inovasi daerah untuk mendukung pembangunan berbasis pengetahuan dan teknologi," tuturnya.






