SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat 5 peristiwa bencana yang terjadi dalam dua hari terakhir. Mulai dari pohon tumbang, jembatan miring hingga rumah ambruk akibat cuaca ekstrim hujan disertai angin kencang.
Terbaru, Selasa 20 Januari 2026 pukul 06:00 WIB, pohon tumbang hingga mengganggu akses lalu lintas jalan raya di tanjakan Cipeucang Desa mekarsakti Kecamatan Ciemas.
Baca Juga: Program Prioritas 2026, Bapperida Sukabumi: Potensi Lokal Jadi Kekuatan Utama
Pada Senin 19 Januari 2026 Pukul 14.15 WIB , jembatan alternatif warga di Kampung Kamandoran RT 03 RW 09, Desa Karang Tengah Kecamatan Cibadak, miring dan roboh. Jembatan dengan panjang sekitar 30 meter dengan lebar kurang lebih 1 meter untuk sementara tidak dapat dilalui, sebagai akses alternatif warga menuju wilayah Cibadak serta sering digunakan oleh anak-anak sekolah.
Kemudian, Senin 19 Januari 2025 pukul 13.00 WIB terjadi longsor di Kp Limusnunggal RT 21 RW 10 Desa Cibentang Kecamatan Gunungguruh. TPT jebol dan terbawa longsor, dengan dimensi panjang 10 meter, tinggi 3 meter, lebar 1 meter. Dampak saluran air terputus mengancam 40 hektar tidak tersaluri air.
Baca Juga: Gegara Jengkol, Motif Paman Tusuk Keponakan di Simpenan Sukabumi
Kejadian pohon tumbang pada Senin 19 Januari 2026 Pukul 14.15 WIB di Kampung Citundun Rt. 049/021 Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda. Pohon jati tumbang dan sempat menutup akses jalan desa.
Kejadian pergerakan tanah di Kampung Seuseupan RT 01/RW 05 Desa Bantarkalong Warungkiara, Senin 19 Januari 2026 pukul 00:35 WIB. Bencana ini membuat 1 unit rumah warga ambruk




