Mendikbud: Lulus S1, S2, S3 Tidak Wajib Skripsi, Tesis dan Disertasi

Rabu 30 Agustus 2023, 11:30 WIB
Ilustrasi Kuliah - Mendikbud: Lulus S1, S2, S3 Tidak Wajib Bikin Skripsi, Tesis dan Disertasi (Sumber : Foto: Freepik.com)

Ilustrasi Kuliah - Mendikbud: Lulus S1, S2, S3 Tidak Wajib Bikin Skripsi, Tesis dan Disertasi (Sumber : Foto: Freepik.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Pengumuman bisa lulus kuliah tanpa skripsi sontak mengejutkan masyarakat Indonesia. Bahkan tak hanya skripsi, mahasiswa S2 dan S3 juga tidak diwajibkan menggunggah penelitian tesis dan disertasi di sebuah jurnal.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dalam Diskusi Merdeka Belajar Episode ke-26 yang disiarkan kanal Youtube KEMENDIKBUD RI pada Selasa, 29 Agustus 2023.

Nadiem Makarim menyatakan mahasiswa bisa lulus kuliah tanpa skripsi.

"Kalau kita ingin menunjukan kompetensi dalam bidang yang technical, apakah penulisan karya ilmiah yang di-publish secara scientific itu adalah cara yang tepat untuk mengukur kompetensi dia dalam technical skill itu?" tanya Nadiem dikutip via Tempo.co, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Apakah Orang Introvert Selalu Silent Treatment? Simak Perbedaannya!

Dengan adanya banyak program studi, Nadiem menilai tidak semua kompetensi dapat diukur melalui skripsi.

"Kompetensi lulusan ini salah satu yang paling game changing," kata Nadiem. Kompetensi yang dimaksud Nadiem adalah bagaimana hal tersebut berdampak terhadap akreditasi perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Nadiem menyebut sebelumnya skripsi menjadi salah satu syarat kelulusan sebelum mahasiswa resmi mendapat gelar, baik sarjana maupun sarjana terapan. Ini berkaitan dengan kompetensi sikap, pengetahuan yang dijabarkan secara terpisah dan rinci.

Ia juga menyinggung soal magister yang harus menerbitkan makalah di jurnal ilmiah terakreditasi dan doktor wajib menerbitkan makalah di jurnal internasional bereputasi.

Baca Juga: 8 Dampak Buruk Silent Treatment Terhadap Kesehatan Mental

Padahal jika ada mahasiswa yang ingin diuji kemampuannya dalam bidang konservasi, Nadiem memberi contoh yang seharusnya dinilai adalah kemampuan mengimplementasikan antara teori dan proyek di lapangan.

"Harusnya bukan Kemendikbud Ristek yang menentukan, harusnya setiap kepala prodi punya kemerdekaan untuk menentukan gimana caranya mereka mengukur standar kelulusan pencapaian mereka," ujarnya.

Ia pun memutuskan bahwa penilaian kelulusan diserahkan ke setiap program studi di perguruan tinggi.

"Jadi sekarang, Bapak Ibu, kompetensi ini tidak dijabarkan secara rinci lagi. Perguruan tinggi yang dapat merumuskan kompetensi sikap dan keterampilan secara terintegrasi. Dan Bapak Ibu, tugas akhir bisa berbentuk macam-macam. Bisa berbentuk prototipe, bisa berbentuk proyek, bisa berbentuk lainnya, ya, tidak hanya skripsi, tesis, atau disertasi," kata Nadiem.

Baca Juga: Kenali 9 Karakteristik Kepribadian Orang Silent Treatment, Hati-Hati Ya!

Keberadaan skripsi, tesis, dan disertasi sebagai media penguji kompetensi juga tidak dilarang. Namun, Nadiem Makarim menyerahkan hal itu kepada perguruan tinggi untuk implementasinya.

"(Jika) program studi ini sudah menerapkan project based learning di dalam kurikulum mereka, prodi itu bisa opt out. Dia bisa memilih dan meng-argue, berdebat dengan badan akreditasi untuk bilang 'anak-anak saya sudah melalui berbagai macam tes kompetensi di dalam pendidikan dia selama tiga, empat tahun. Saya merasa saya tidak membutuhkan tugas akhir untuk bisa membuktikannya karena saya sudah membuktikannya selama tahun-tahun ini'," ujar Nadiem Makarim memberi penjelasan.

Sumber: Tempo.co | Alifya Salsabila Novanti

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Mobil20 Juni 2024, 19:45 WIB

Driver Wajib Tahu, Ternyata ini 5 Penyebab Radiator Cepat Habis

Ketika air radiator cepat berkurang, mesin bisa cepat panas, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan serius dan biaya perbaikan yang mahal
Ilustrasi Penyebab Radiator Cepat Habis (Sumber : pixabay.com/@carotomo12)
Sehat20 Juni 2024, 19:30 WIB

Cara Membuat Rebusan Daun Kelor untuk Mengobati Sakit Asam Lambung

Rebusan daun kelor menjadi salah satu opsi untuk mengobati asam lambung.
Ilustrasi - Rebusan daun kelor menjadi salah satu opsi untuk mengobati asam lambung. (Sumber : Pixabay.com/@Ninetechno).
DPRD Kab. Sukabumi20 Juni 2024, 19:21 WIB

8 Fraksi Sampaikan Pandangan Umum LPJ APBD 2023 di Paripurna DPRD Sukabumi

Sebanyak delapan fraksi di DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD tahun 2023
8 Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda APBD tahun 2023 | Foto : Ist
Life20 Juni 2024, 19:15 WIB

5 Penyebab Kenapa Cinta Cepat Pudar Setelah Menikah, Kamu Termasuk?

Sejumlah penyebab menjadi faktor kenapa orang yang sudah menikah cenderung cepat pudar cintanya dibandingkan pada saat awal mula kasmaran
Ilustrasi Sejumlah penyebab kenapa cinta cepat pudar setelah menikah puluhan tahun (Sumber : Pexels.com/@Timur Weber)
Sehat20 Juni 2024, 19:00 WIB

No Minuman Manis! 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Tinggi Setelah Makan Malam

Ada beberapa strategi yang dapat membantu untuk mencegah lonjakan gula darah setelah makan malam.
Ilustrasi. No Minuman Manis! 10 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Tinggi Setelah Makan Malam (Sumber : Pixabay/Stanias)
Sehat20 Juni 2024, 18:45 WIB

5 Penyebab Kenapa Penderita Diabetes Cepat Lapar Meski Sudah Makan, Ini Alasannya

penderita diabetes kerap merasa lapar yang cukup tinggi akibat nafsu makannya naik. hal ini disebabkan oleh beberapa gejala yang mungkin jarang disadari
Ilustrasi Sejumlah penyebab kenapa penderita diabetes cenderung cepat lapar (Sumber : Pexels.com/@MART PRODUCTION)
Kecantikan20 Juni 2024, 18:15 WIB

Selain Menggunakan Lotion, 5 Cara Mengatasi Telapak Tangan yang Kasar dan Kering

Telapak tangan kasar dan kering bisa menjadi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal ini bisa diatasi dengan mengurangi paparan air dan memilih sabun yang tepat
Ilustrasi tangan kasar yang bisa diatasi (Sumber : pixabay.com/@noursh90)
Life20 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa Agar Dijauhkan dari Rasa Malas, Amalkan Supaya Semangat Beraktivitas

Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Perlu Diamalkan Agar Kembali Semangat
Doa Menghilangkan Rasa Malas yang Perlu Diamalkan Agar Kembali Semangat. | Sumber: Freepik.com
Life20 Juni 2024, 17:45 WIB

Orang yang Suka Makan Sendirian di Restoran Ternyata Punya 5 Karakter Ini

Seseorang yang sering makan sendirian di restoran ternyata memiliki karakteristik unik, salah satunya nyaman dengan kesendirian.
Ilustrasi orang makan sendirian di restoran yang menunjukkan karakteristik unik (Sumber : Pexels.com/@Andreapiacquadio)
Sehat20 Juni 2024, 17:30 WIB

9 Tanda dan Gejala Peringatan Dini Diabetes Tipe 2, Termasuk Sering Haus

Ada beberapa tanda tetang peringatan dini diabetes tipe 2 yang perlu diketahui.
Ilustrasi minum - Ada beberapa tanda tetang peringatan dini diabetes tipe 2 yang perlu diketahui. | (Sumber : Freepik.com)