SUKABUMIUPDATE.com – Bagi warga Sukabumi maupun masyarakat luar daerah, nama Gunung Gombong yang berada di kawasan konservasi hutan Perhutani, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, sudah tidak asing lagi. Gunung yang terletak di kawasan perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Cianjur ini dikenal memiliki keindahan alam sekaligus nilai religi dan sejarah yang kuat.
Dari pusat Kota Sukabumi, jarak tempuh menuju lokasi sekitar 20 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 hingga 2 jam. Akses menuju Gunung Gombong dapat ditempuh melalui Kecamatan Gegerbitung sejauh sekitar 14 kilometer via jalan kabupaten ruas Paldua–Ciengang, dengan suguhan pemandangan alam yang asri serta udara yang sejuk.
Camat Gegerbitung, Sri Yuliani, menyebutkan bahwa Gunung Gombong memiliki keistimewaan tersendiri karena kondisi hutannya yang masih terjaga dan menjadi habitat satwa dilindungi.
“Gunung Gombong merupakan kawasan yang sangat istimewa. Selain hutannya yang masih alami, kawasan ini juga menjadi habitat satwa dilindungi seperti owa Jawa, serta memiliki nilai religi yang kuat dengan adanya patilasan makam di Dusun Pasirhideung, Desa Cijurey,” ujar Sri Yuliani kepada sukabumiupdate.com, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Borong 3 Penghargaan, Event hingga Promosi Pariwisata Kabupaten Sukabumi Diapresiasi Jabar
Gunung Gombong memiliki luas kawasan sekitar 131,87 hektare dan dikenal sebagai destinasi wisata alam sekaligus religi, terutama dengan keberadaan patilasan Syeh Maulana Mansyuruddin di Dusun Pasirhideung. Kawasan ini didominasi oleh hutan pinus, rasamala, dan mahoni, serta terdapat kebun kopi yang dikelola oleh masyarakat sekitar.
Pada bulan-bulan tertentu, khususnya Rajab dan Syaban, kawasan patilasan makam ramai dikunjungi peziarah, baik dari wilayah Sukabumi maupun luar daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menilai Gunung Gombong menawarkan perpaduan unik antara nuansa magis, sejarah, dan keindahan alam yang masih terjaga.
“Gunung Gombong menawarkan perpaduan nuansa magis, sejarah, dan keindahan alam yang asri. Hal ini menjadikannya sangat potensial sebagai destinasi unggulan wisata religi di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Kadispar Ali Iskandar didampingi Camat Gegerbitung Sri Yuliani saat menyambangi patilasan Syeh Maulana Mansyuruddin.
Ia menambahkan, pihaknya bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kecamatan Gegerbitung, terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga dan melestarikan kawasan tersebut.
“Kami bersama semua stakeholder, khususnya Ibu Camat Gegerbitung, telah melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan sekaligus ziarah. Kami terus mendorong agar Gunung Gombong berkembang sebagai destinasi wisata religi unggulan di Sukabumi, dengan tetap menjaga kelebihan dan keistimewaannya,” tambahnya.
Dengan potensi alam, religi, dan budaya yang dimiliki, Gunung Gombong diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan serta nilai-nilai kearifan lokal. (adv)





