SUKABUMIUPDATE.com - Puasa Ramadan adalah ibadah yang sangat mulia dalam Islam. Agar puasa yang kita jalankan diterima dan sah secara syariat, penting untuk memahami hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Berikut penjelasan 10 hal yang dapat membatalkan puasa Ramadan.
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Segala bentuk makan atau minum yang masuk melalui mulut atau hidung secara sengaja pada waktu puasa membatalkan puasa. Entah itu sedikit atau banyak, maka puasnya batal.
2. Berhubungan Intim pada Siang Hari Ramadan
Berhubungan suami-istri selama waktu puasa membatalkan puasa dan ia wajib mengganti puasa yang batal serta melakukan kaffarah (denda syariat) jika dilakukan dengan sengaja.
Baca Juga: Kumur-kumur Air Wudhu Lalu Tertelan, Apakah Puasa Ramadan Batal? Ini Kata Buya Yahya
3. Masturbasi yang Menyebabkan Ejakulasi
Melakukan masturbasi hingga keluar mani atau cairan yang membatalkan puasa juga termasuk hal yang membatalkan puasa.
4. Hal-hal yang Sama dengan Makan dan Minum
Hal-hal yang dipandang setara dengan makan atau minum, seperti transfusi darah bergizi atau nutrisi melalui infus, juga membatalkan puasa karena zat bergizi masuk ke tubuh.
5. Cupping (Hijamah) atau Donor Darah yang Signifikan
Mengeluarkan darah dari tubuh melalui hijamah atau donor darah dalam jumlah cukup besar, yang menyebabkan tubuh lemas, dianggap membatalkan puasa.
6. Muntah dengan Sengaja
Jika seseorang dengan sengaja memuntahkan isi perutnya, puasanya menjadi batal dan harus diganti. Sedangkan muntah tanpa kehendak sendiri tidak membatalkan puasa.
7. Haid dan Nifas
Bagi wanita, datangnya haid atau nifas saat berpuasa Ramadan membuat puasanya tidak sah dan harus diganti setelah Ramadan berakhir.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengatasi Ngantuk Saat Puasa
8. Masuknya Obat atau Cairan ke Dalam Tubuh
Pemberian obat, makanan, atau cairan bergizi yang masuk melalui mulut atau hidung secara sengaja dapat membatalkan puasa. Untuk obat-obatan yang tidak bergizi (seperti vaksin atau suntikan medis biasa), mayoritas ulama memandang tidak membatalkan puasa.
9. Ketidaksadaran (Hilangan Akal)
Jika seseorang kehilangan akal atau tidak sadar sepanjang hari, maka puasanya tidak sah karena tidak memenuhi syarat pelaksanaan ibadah, karena puasa merupakan ibadah yang mensyaratkan kesadaran dan niat.
10. Merokok dan Menghirup Zat yang Masuk ke Tubuh
Merokok atau sengaja menghirup zat yang masuk ke dalam tubuh seperti asap rokok atau vape juga dipandang oleh banyak ulama sebagai membatalkan puasa karena zat masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan.
jika seseorang makan atau minum karena lupa bahwa ia sedang berpuasa kedudukannya tetap sah karena itu dilihat sebagai kelalaian, bukan niat.
Hal-hal yang tidak membatalkan puasa termasuk mandi, berkumur, wudhu, menggunakan siwak atau sikat gigi (selama tidak menelan), serta tetes mata atau obat yang tidak masuk ke tubuh secara sengaja.
Memahami hal-hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah kita selama Ramadan tetap sah dan penuh keberkahan. Selalu niatkan puasamu semata-mata karena Allah SWT dan hindari hal-hal yang bisa membatalkannya.
Baca Juga: Panas Dalam saat Puasa? Ini Cara Cepat dan Aman Mengatasinya
Sumber: Berbagai Sumber





