Pria Paruh Baya Asal Cianjur Ditemukan Lemas di Kaki Gunung Salak Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Senin 25 Mei 2026, 18:46 WIB
Pria Paruh Baya Asal Cianjur Ditemukan Lemas di Kaki Gunung Salak Sukabumi

Pria paruh baya asal Cianjur ditemukan lemas di aliran sungai kawasan kaki Gunung Salak, Cicurug, Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria paruh baya asal Kabupaten Cianjur ditemukan dalam kondisi lemas tak berdaya di kawasan kaki Gunung Salak, tepatnya di blok Cipari Girang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (25/5/2026) pagi.

Korban dilaporkan telah berada di kawasan hutan tersebut sejak Minggu kemarin. Namun, hingga saat ini kronologi maupun penyebab pasti mengapa pria tersebut bisa berada di dalam area hutan lindung masih belum diketahui secara pasti karena kondisi korban yang belum stabil untuk dimintai keterangan.

Proses evakuasi berjalan dramatis karena tim SAR gabungan harus menerobos vegetasi hutan lebat dan membuat jalur baru demi membawa korban keluar dari area perbukitan curam tersebut.

Anggota Forum Relawan SAR Sukabumi Utara, Irfan Fadilah, menuturkan bahwa keberadaan korban pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, saksi mata hendak naik ke kaki gunung untuk melakukan pengecekan pipa saluran air bersih.

“Awalnya warga mau ngecek air ke atas, enggak tahu ada korban di situ. Pas dilihat, korban sudah lemas di sungai, sudah dikerubutin lalat juga,” ujar Irfan kepada sukabumiupdate.com, Senin sore.

Baca Juga: Sandang Sekolah MAUNG, SMAN 1 Palabuhanratu Masih Kekurangan Fasilitas

Melihat hal tersebut, warga tidak langsung mengevakuasi korban sendirian melainkan turun kembali ke permukiman untuk melapor dan membawakan makanan agar korban memiliki stamina untuk berkomunikasi.

Sekitar pukul 07.00 WIB, tim relawan yang tiba di lokasi mendapati korban dalam keadaan sadar, namun tubuhnya menggigil dan lemas.

“Informasinya korban hilang dari hari Minggu, jadi sekitar satu hari satu malam. Pas evakuasi korban sudah menggigil,” tambah Irfan.

Medan yang ekstrem dan berada jauh di dalam kawasan hutan kaki Gunung Salak membuat operasi penyelamatan ini memakan waktu berjam-jam. Operasi ini melibatkan kolaborasi antara warga, jajaran Pemdes Cisaat, relawan ASB (Ambulans Sukabumi Bersatu), relawan Sosial Tangan Peduli, serta Forum Relawan SAR Sukabumi Utara.

Irfan menjelaskan, tim rescue terpaksa menebang sejumlah pohon di lokasi untuk dirakit menjadi tandu darurat guna menggotong tubuh korban secara bergantian.

“Kita buka jalur dulu, bikin jalur baru. Cari pohon yang bisa dibikin tandu dadakan,” ucapnya.

Baca Juga: Alat Berat Diterjunkan, Jalur Mareleng–Palangpang Sukabumi Kembali Normal Pascalongsor

Perjalanan menanjak menuju lokasi penemuan menghabiskan waktu hampir 1,5 jam. Sementara proses pengangkutan korban dari dasar sungai menuju titik aman di permukiman membutuhkan waktu ekstra sekitar 2 jam.

Setibanya di titik evakuasi utama, pria tersebut langsung dilarikan ke pusat Kecamatan Cicurug untuk mendapatkan penanganan medis kedaruratan. Lantaran korban masih belum bisa memberikan keterangan secara jelas, petugas melakukan pelacakan identitas melalui metode pemindaian retina mata dan sidik jari.

Berdasarkan hasil pemindaian otentikasi kependudukan tersebut, korban diketahui identitasnya bernama Ayi Solehudin (49), seorang warga asal Kampung Subela RT 03/05, Desa Sukajadi, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur.

Irfan Fadilah menambahkan, hingga saat ini, Ayi Solehudin masih berada di kantor Kecamatan Cicurug untuk dipulihkan kondisinya sembari menunggu jemputan dari pihak keluarga yang sudah dihubungi oleh petugas.

Mengenai motif atau alasan mengapa warga Cianjur tersebut bisa berjalan jauh hingga berada di dalam kawasan hutan lindung Gunung Salak, pihak relawan maupun aparat setempat masih belum bisa memberikan keterangan pasti.

"Untuk motif atau tujuan korban naik ke Gunung Salak sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti, karena saat ini korban masih sulit dan agak susah untuk diajak berkomunikasi," pungkas Irfan.

Berita Terkait
Berita Terkini