SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki hari ketujuh bulan suci Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk semakin memperkuat ibadah, baik puasa di siang hari maupun qiyamul lail (shalat malam). Salah satu doa yang sering dibaca pada hari ke-7 Ramadan berisi permohonan agar diberikan kekuatan dalam beribadah dan dijauhkan dari kesalahan.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-6: Permohonan Dijauhkan dari Murka Allah
Berikut bacaan doa puasa Ramadan hari ke-7:
فِيهِ عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ، وَجَنَّبْنِي اللَّهُمَّ أَعِنِّي . فِيهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَأَيَّامِهِ، وَارْزُقْنِي فِيهِ ذِكْرَكَ بِدَوامِهِ، بِتَوْفِيقِكَ يَا هَادِي الْمُضِلِّينَ
Arab Latin : Allâhumma a'innî fihi 'alâ shiyâmihi wa qiyâmihi, wajadzdzibnî fihi min hafawâtihi wa atsāmhi, warzuqni fihi dzikraka bidawâmihi, wa bitawfiqika yâ Hâdil mudhillîn.
Artinya : “Ya Allah, tolonglah aku di dalamnya untuk melaksanakan puasa dan shalat malam, jauhkan daku di dalamnya dari dosa dan kesalahan, anugerahkan padaku di dalamnya untuk selalu berzikir kepada-Mu dengan bimbingan-Mu, wahai Pembimbing orang-orang yang tersesat.”
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-5: Memohon Ampunan dan Kedekatan kepada Allah
Hari-hari awal Ramadan adalah momentum membangun kebiasaan baik. Doa hari ke-7 ini mengajarkan keseimbangan antara ibadah lahiriah (puasa dan shalat malam) dan ibadah batiniah (dzikir dan menjauhi dosa).
Dengan memohon pertolongan Allah, seorang Muslim diingatkan bahwa keberhasilan menjalankan ibadah bukan semata karena kemampuan diri, melainkan karena taufik dan bimbingannya.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-4: Mohon Kekuatan, Kenikmatan Zikir, dan Perlindungan Allah
Sumber: muslim.okezone






