SUKABUMIUPDATE.com - Menjalani peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita pekerja bukan hal yang mudah. Banyak perempuan yang harus membagi energi, waktu, dan perhatian antara tuntutan pekerjaan serta kebutuhan keluarga di rumah.
Tidak jarang, kondisi ini membuat tubuh lelah, emosi naik turun, hingga memicu stres berkepanjangan. Namun bukan berarti seorang ibu tidak bisa meraih kebahagiaan. Dengan cara yang tepat, keseharian bisa tetap berjalan harmonis, baik di lingkungan kerja maupun saat berada bersama keluarga.
Di tengah rutinitas yang padat, ibu yang bekerja membutuhkan strategi agar tetap mampu menjalani peran ganda dengan hati yang ringan. Berikut panduan yang dapat membantu menjaga kebahagiaan dan kesehatan mental para ibu pekerja.
Baca Juga: 6 Cara Mudah Menghentikan Muntah dan Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Sakit
1. Atur Waktu dengan Bijaksana
Kunci utama agar seorang ibu tetap merasa bahagia adalah kemampuan mengatur waktu. Buat daftar prioritas harian untuk menentukan mana yang harus dilakukan terlebih dahulu. Dengan mengetahui batasan, energi bisa digunakan lebih efektif. Saat sudah berada di kantor, fokuslah pada pekerjaan agar tugas selesai tepat waktu.
2. Lepaskan Rasa Bersalah
Banyak ibu bekerja yang sering diliputi rasa bersalah karena tidak selalu berada di rumah. Padahal, rasa bersalah hanya akan menambah beban mental. Cobalah memandang situasi dari sudut yang lebih positif.
Keputusan bekerja juga merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan keluarga, menunjukkan tanggung jawab, sekaligus memberikan contoh bahwa perempuan bisa mandiri dan berdaya. Dengan mengubah cara pandang, hati akan terasa lebih ringan.
3. Berbagi Cerita agar Emosi Lebih Lega
Curhat atau berbagi pengalaman dengan teman sesama ibu pekerja dapat membantu meringankan tekanan. Kamu bisa bergabung dengan komunitas ibu pekerja atau sekadar berbincang dengan sahabat yang memahami kondisi serupa. Mendengar cerita orang lain juga membantu menyadarkan bahwa kamu tidak sendirian.
Baca Juga: 6 Cara Mudah Menghentikan Muntah dan Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Sakit
4. Tidur Cukup untuk Menjaga Energi
Tidur yang berkualitas adalah fondasi untuk kesehatan fisik dan emosional. Usahakan tidur pada jam yang sama setiap malam, termasuk akhir pekan, agar tubuh memiliki ritme yang stabil. Jika memungkinkan, gunakan waktu istirahat di kantor untuk tidur siang sekitar 20–30 menit.
5. Tetap Terhubung dengan Keluarga
Meski sibuk bekerja, tetaplah meluangkan waktu untuk melihat kabar keluarga. Teknologi seperti video call atau pesan singkat dapat menjadi jembatan kehangatan.
6. Sediakan Waktu untuk Me-Time
Ibu pekerja sering kali sibuk mengurus kebutuhan orang lain hingga lupa memperhatikan diri sendiri. Padahal, me-time sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan emosional.
7. Kenali Batas dan Cari Bantuan Jika Dibutuhkan
Jika setelah mencoba berbagai cara kamu masih merasa kewalahan, tidak ada salahnya mencari bantuan profesional. Psikolog dapat membantu memberi perspektif baru dan strategi mengelola stres yang lebih tepat. Meminta bantuan bukan berarti lemah; justru menunjukkan bahwa kamu berani menjaga kesehatan diri sendiri.
Baca Juga: Resep Sosis Oseng Bawang Merah, Menu Pedas, Gurih, dan Praktis yang Bikin Nagih
Menjalani peran sebagai ibu dan wanita pekerja memang penuh tantangan, tetapi bukan berarti kebahagiaan tidak dapat dicapai. Dengan manajemen waktu yang baik, dukungan sosial, serta perhatian terhadap kesehatan mental, ibu pekerja tetap bisa hidup seimbang dan bahagia di rumah maupun kantor.
Sumber: alodokter
