Inflasi Kota Sukabumi Berhasil Ditekan: Mei 2,88 Persen Terendah Se-Nasional

Sukabumiupdate.com
Kamis 04 Jun 2026, 11:25 WIB
Inflasi Kota Sukabumi Berhasil Ditekan: Mei 2,88 Persen Terendah Se-Nasional

Inflasi di Kota Sukabumi pada Mei 2026 berada di 2,88 persen, terendah di Jawa Barat dan Nasional | Foto : dok. istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Sukabumi mencatat capaian membanggakan dalam pengendalian inflasi. Berdasarkan data terbaru, inflasi Kota Sukabumi (year on year) memasuki kondisi ideal di Bulan Mei dengan angka 2,88 persen. Tingkat inflasi Kota Sukabumi saat ini menjadi yang terendah di Jawa Barat di angka 3,07 persen dan secara nasional yang mencapai 3,08 persen..

Diakui, inflasi Kota Sukabumi pada Februari 2026 sempat melonjak cukup tinggi di angka 3,74 %, walaupun mengikuti tren provinsi dan nasional tetapi berada di atas nilai inflasi Provinsi dan nasional dan diatas range inflasi yaitu 2.5 plus minus 1.

Ayep menjelaskan, salah satu rumus yang diterapkan Pemerintah Kota Sukabumi adalah memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Melalui tim tersebut, pemerintah secara rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional maupun pusat distribusi untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.

“Ini bukti kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama masyarakat. Meski sempat naik di awal tahun, kita berhasil menekan inflasi hingga lebih rendah dari provinsi dan nasional. Stabilitas harga ini penting agar warga tetap nyaman berbelanja dan daya beli terjaga,” ungkap Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: Hasil Jual Sapi, KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung

Sebelumnya, kenaikan inflasi di Kota Sukabumi tidak lepas dari lonjakan permintaan bahan pokok jelang hari raya. Hal lain yang memengaruhi kenaikan inflasi juga diakibatkan oleh gangguan distribusi akibat cuasa dan biaya logistik serta dampak kenaikan harga energi dan pangan dunia.

"Situasi ekonomi dan energi global saat ini tidak bisa dipungkiri memang akhirnya memengaruhi laju inflasi hingga ke Kota Sukabumi," tukas Ayep Zaki.

Untuk mengendalikan agar kenaikan inflasi tidak melambung tinggi, Pemkot Sukabumi melalui TPID mengambil langkah operasi pasar. Ini bertujuan agar harga bahan pokok bisa terjaga. Begitu juga melakukan pemantauan harga harian di pasar tradisional dan modern serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat.

"Pemkot juga terus melakukan edukasi masyarakat agar melakukan konsumsi bijak. Yang jelas, Pemerintah Kota Sukabumi akan selalu berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memastikan harga kebutuhan tetap terjangkau," pungkasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini