SUKABUMIUPDATE.com- Lionel Messi jadi pemain pertama yang bermain di edisi tiga final Piala Dunia berbeda, setelah penampilan menjadi pemain utama saat Argentina kalah 1-0 dari Spanyol pada Senin, 20 Juli 2026, dinihari WIB, di Stadion New York.
Messi yang kini telah menginjak usia 39 tahun ditunjuk menjadi kapten La Albiceleste saat berupaya untuk meraih gelar Piala Dunia secara beruntun. Sebelumnya, Cafu yang bermain untuk Brasil bermain di tiga final beruntun antara tahun 1994 dan 2002, namun dirinya tak diturunkan di edisi 1994.
Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Italia, Tak Terkalahkan dalam 38 Laga
Sang mega bintang masih memberikan taji nya bagi Argentina setelah mencetak 8 gol dan 4 assist, meskipun di laga final dirinya tak dapat berbuat banyak setelah diredam oleh barisan pertahanan Spanyol.
Kylian Mbappe akhirnya memenangkan perlombaan Sepatu Emas dengan 10 gol dan empat assist, tetapi persaingan sangat ketat sepanjang turnamen, begitu pula persaingan untuk rekor gol terbanyak di Piala Dunia. Mbappe kini memegang rekor tersebut dengan 22 gol, satu gol lebih banyak dari Messi, yang memiliki 21 gol selama kariernya di Piala Dunia.
Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Rekor Fantastis, Hanya Kebobolan Satu Gol Sepanjang Turnamen
Menurut regulasi FIFA, apabila dua pemain mengoleksi jumlah gol yang sama dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak, maka jumlah assist akan menjadi penentu utama. Jika kedua pemain juga memiliki jumlah assist yang identik, maka penghargaan akan diberikan kepada pemain yang mencatatkan menit bermain lebih sedikit sepanjang turnamen.
Sumber: espn.com















