Hati-hati Nomor WA Penipu Klaim Sebagai Wakil Bupati Sukabumi Andreas

Sukabumiupdate.com
Senin 20 Jul 2026, 09:32 WIB
Hati-hati Nomor WA Penipu Klaim Sebagai Wakil Bupati Sukabumi Andreas

Nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Sukabumi, Andreas. (Sumber : Diskominfo).

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar sebuah pesan dan komunikasi yang mengatasnamakan Wakil Bupati Sukabumi Andreas, S.E.

Nomor +62 813-2578-931  yang mengatasnamakan Andreas, S.E. Kabar tersebut dibagikan oleh akun Instagram Diskominfo Pemkab Sukabumi.

Komunikasi dengan nomor tersebut terlihat meyakinkan jika tidak hati-hati dan cermat dalam menyikapinya. Dimana penipu tersebut dalam narasi pesannya mengklaim bahwa dirinya adalah Andreas dengan menampilkan Profil Wakil Bupati Sukabumi.

Narasi dalam isi pesan:

Assalamualaikum apa benar ini dengan salah satu pengurus Yayasan Rumah Umat Sukabumi. Perkenalkan saya bapak H. Andreas, S.E. Wakil Bupati Sukabumi. Iya bapak, maksud dan tujuan saya menghubungi bapak saat ini guna untuk menyampaikan prihal bantuan donasi yang dibagikan oleh Pemkab,” tulis dalam isi aplikasi perpesanan tersebut.

Baca Juga: Api Nyaris Ludeskan Lahan Alang-Alang di Kawasan Lapang Cangehgar Palabuhanratu

CEK FAKTA

Nomor tersebut dipastikan merupakan bagian dari upaya penipuan. Dimana berdasarkan penelusuran tim cek fakta Sukabumiupdate.com, bahwa nomor tersebut berbeda dan bukan milik dari Wakil Bupati Sukabumi Andreas.

Diskominfo Kabupaten Sukabumi pun dalam akun media sosial resminya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan selalu mengkonfirmasi kebenaran informasi yang diterima dan melaporkan pesan yang mencurigakan.

“Smart Citizen WASPADA TELAH BEREDAR HOAKS PENIPUAN Telpon/Chat/Kontak +62 813-2578-931, Mengatasnamakan H. ANDREAS, S.E. WAKIL BUPATI SUKABUMI. Pastikan untuk selalu mengkonfirmasi informasi yang diterima dan laporkan pesan yang mencurigakan,” tulisnya.

Baca Juga: Diduga Tertabrak, Kronologi Wasit PSSI Kabupaten Sukabumi Syahril Sidiq Meninggal Dunia

Diskominfo Kabupaten Sukabumi juga meminta untuk Selalu cek kebenaran informasi sebelum percaya atau menyebarkan, dan jangan mudah mengklik tautan atau menanggapi pesan dari nomor tidak dikenal.

 

Berita Terkait
Berita Terkini