SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Yusuf Maulana, melaksanakan Reses Tematik (Reses Berbasis Komunitas) bersama Kelompok Tani Jaya Tani dari Desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Reses III Tahun Sidang 2025–2026 yang dilaksanakan pada 10 Juni hingga 22 Juni 2026. Berbeda dengan reses konvensional yang menghimpun masyarakat dalam forum terbuka, reses tematik dilaksanakan bersama kelompok atau komunitas tertentu sehingga aspirasi yang disampaikan lebih fokus, mendalam, dan sesuai dengan bidang yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Dalam dialog yang berlangsung penuh keakraban, Kelompok Tani Jaya Tani menyampaikan berbagai aspirasi terkait sektor pertanian dan peternakan. Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah masih belum meratanya akses kelompok tani terhadap program bantuan pemerintah. Menurut mereka, masih banyak kelompok tani yang aktif namun belum pernah memperoleh bantuan, baik berupa sarana produksi pertanian, alat dan mesin pertanian (alsintan), maupun bantuan pengembangan peternakan.
Baca Juga: Julian Nagelsmann Mundur Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jurgen Klopp Jadi Pengganti?
Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah dengan jumlah kelembagaan petani terbesar di Jawa Barat. Data Kementerian Pertanian tahun 2024 menunjukkan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki sekitar 384 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang tersebar di 47 kecamatan, menunjukkan besarnya potensi sektor pertanian yang perlu didukung secara berkelanjutan.
Atas dasar itu, masyarakat berharap agar kebijakan pemerintah ke depan semakin mengedepankan prinsip pemerataan, transparansi, dan keadilan, sehingga kelompok tani yang selama ini belum pernah memperoleh bantuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Mereka berharap bantuan pemerintah tidak hanya dinikmati oleh kelompok yang sudah mapan, tetapi juga menjangkau kelompok-kelompok tani yang aktif, produktif, dan memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Selain menyampaikan aspirasi mengenai pemerataan program, Kelompok Tani Jaya Tani juga mengusulkan adanya bantuan pengembangan peternakan, sebagai upaya meningkatkan pendapatan anggota kelompok sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.
Baca Juga: Dugaan Terpeleset ke Sungai Cicatih, Hilangnya Bocah 5 Tahun di Parungkuda Masih Misteri
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yusuf Maulana menyampaikan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh usulan yang disampaikan masyarakat melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Jawa Barat.
“Insya Allah aspirasi yang disampaikan akan kami tampung, kami koordinasikan dengan dinas terkait, dan kami perjuangkan dalam pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Barat. Harapan kami, program-program sektor pertanian dan peternakan ke depan dapat semakin merata sehingga lebih banyak kelompok tani yang memperoleh manfaat," kata dia.
Yusuf juga mengingatkan setiap bantuan pemerintah merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Pesona Curug Cikaracak, Air Terjun 40 Meter di Kaki Gunung Gede Pangrango
“Ketika kelompok mendapatkan bantuan, baik ternak maupun alat dan mesin pertanian, maka amanah itu harus dijaga, dimanfaatkan sesuai peruntukannya, dirawat dengan baik, dan dikelola secara profesional. Kelompok yang mampu menunjukkan keberhasilan dalam mengelola program biasanya akan menjadi contoh bagi kelompok lain dan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pembinaan maupun program lanjutan dari pemerintah," ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan sebuah kelompok tani bukan hanya diukur dari besarnya bantuan yang diterima, tetapi dari kemampuan kelompok tersebut mengelola bantuan secara berkelanjutan, meningkatkan produktivitas, memperkuat kelembagaan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
"Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota Kelompok Tani Jaya Tani atas kepercayaan, masukan, dan aspirasi yang telah disampaikan. Semoga seluruh usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan bersama sehingga sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Sukabumi semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi para petani," lanjut Yusuf. (ADV)





