SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menginstruksikan para kepala daerah di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk memfasilitasi acara Nonton Bareng (Nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan digelar pada Minggu (11/1/2026) mendatang.
Instruksi ini bertujuan untuk memecah konsentrasi massa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), mengingat tiket pertandingan sudah ludes terjual pada H-3. Erwan meminta para bupati dan wali kota menyediakan tempat representatif seperti aula kantor pemerintahan atau gelanggang olahraga (GOR).
"Saya imbau kepada masyarakat dan para kepala daerah di Jabar untuk melaksanakan nobar di daerahnya masing-masing karena Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung tapi Jawa Barat," ujar Erwan ditemui selepas Rakor pengamanan pertandingan Persib-Persija di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026).
Baca Juga: Laga Persib Vs Persija, Polda Jabar Kerahkan 2.749 Personel Gabungan dan Pantau Medsos
Erwan mengingatkan para Bobotoh untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban. Ia menekankan agar tidak ada pendukung yang memaksakan hadir tanpa tiket karena pihak keamanan akan melakukan penyekatan ketat di berbagai titik akses menuju GBLA.
"Saya berharap pertandingan Persib Bandung menjamu Persija Jakarta nanti dapat berlangsung aman, lancar dan kondusif. Jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang dapat merugikan tim Persib itu sendiri. Mengingat ini merupakan pertandingan yang dinanti-nanti bobotoh maupun warga Jabar kepada tim sepak bola kesayangannya," kata Erwan.
"Doakan juga oleh para bobotoh dan warga Jabar, selain pertandingannya lancar, Persib Bandung juga dapat meraih kemenangan telak atas Persija Jakarta," pungkas Erwan.
Baca Juga: Respons Arahan KDM, Pemkot dan Pemkab Sukabumi Siap Publikasikan Anggaran di Medsos
Skema Pengamanan Polda Jabar
Dalam rapat yang sama, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan 2.749 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mengawal laga tersebut. Pengamanan kali ini diambil alih langsung oleh Polda Jabar guna memudahkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Polda Metro Jaya.
Selain pengamanan di lokasi, polisi juga memperketat pengawasan di jalur masuk Kota Bandung, seperti stasiun kereta api dan terminal, untuk menghalau kehadiran suporter tim tamu sesuai regulasi PSSI.
"Kami juga memonitor ruang siber untuk mengantisipasi hasutan atau provokasi di media sosial yang dapat memperkeruh suasana," tegas Kapolda.
Sumber: Humas Jabar





