Ternak Domba Jadi Alternatif Usaha Anak Muda Sukabumi, Kisah Khaerudin di Cikembar

Sukabumiupdate.com
Senin 27 Apr 2026, 21:41 WIB
Ternak Domba Jadi Alternatif Usaha Anak Muda Sukabumi, Kisah Khaerudin di Cikembar

Khaerudin Dadang petenak domba di Cikembar, Kabupaten Sukabumi | Foto : Sukabumiupdate

SUKABUMIUPDATE.com – Usaha ternak domba yang dirintis Khaerudin Dadang di Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menjadi contoh peluang usaha yang menjanjikan, khususnya bagi generasi muda.

Pria kelahiran Sukabumi 5 Mei 1992 itu memulai usaha ternak pada 2023 dengan 15 ekor domba, terdiri dari 13 indukan dan 2 pejantan di lahan seluas 1.000 meter persegi di Desa Sukamaju.

Dalam 3 tahun berjalan, Khaerudin berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki sekitar 80 ekor ternak. Jumlah tersebut terdiri dari 55 domba Garut dan 25 kambing.

Dengan modal awal sekitar Rp50 juta untuk pembelian ternak dan pembangunan kandang, usaha tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam waktu relatif singkat.

"Jika dihitung dengan rata-rata harga Rp2,5 juta, nilai total ternak yang ada saat ini (80 ekor) diperkirakan mencapai Rp200 juta," ujar Khaerudin kepada sukabumiupdate.com, Senin (27/4/2026).

“Usaha ternak ini punya potensi besar, terutama kalau ditekuni dengan serius. Anak muda juga punya peluang yang sama untuk berkembang di sektor ini,” jelasnya.

Baca Juga: Distanhorti Jabar Berbagi Kunci Sukses Kelola Pertanian Berkelanjutan kepada Delegasi Sumut

Dalam operasionalnya, Khaerudin melibatkan dua orang pekerja dengan sistem bagi hasil (paro).

Ayah dua anak ini menyebut, sejauh ini, ia telah menjual sekitar 10 ekor domba dengan harga berkisar Rp2 juta hingga Rp3 juta per ekor.

Khaerudin menilai momentum musim kurban menjadi peluang utama dalam meningkatkan pendapatan.

"Tahun ini, target penjualan sekitar 15 ekor domba pilihan dengan harga antara Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per ekor," imbuhnya.

Meski prospeknya menjanjikan, Khaerudin mengakui masih terdapat tantangan, terutama dalam hal penyediaan pakan saat musim kemarau. Namun, secara umum ia menilai usaha ternak domba relatif stabil dan dapat terus berkembang.

Untuk memperkuat usaha sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda, pada 2024 Khaerudin bersama rekan-rekannya membentuk kelompok peternak Pepeling (Petani Peduli Lingkungan).

Melalui kelompok ini, mereka fokus pada pengembangan usaha ternak. Saat ini, kata Khaerudin, dari 17 anggota kelompok, sudah ada sekitar 200 ekor domba.

Khaerudin berharap, ke depan semakin banyak anak muda di Sukabumi yang tertarik menggeluti usaha peternakan.

Baca Juga: Event Kids Star Casting 2026 di Sukabumi Batal Gegara Uang Pendaftaran Peserta Raib

Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah dalam bentuk pelatihan, edukasi, dan akses pengembangan usaha.

“Kalau ada pembinaan yang berkelanjutan, ternak domba bisa menjadi peluang usaha aunggulan di Sukabumi,” pungkas pria yang baru lulus pascasarjana di STIE Trianandra Jakarta itu.

Berita Terkait
Berita Terkini