Kesadarannya Menurun, Begini Kondisi Gagu Korban Geng Motor di Depan BCA Kota Sukabumi

Senin 01 April 2019, 05:57 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Enjih (23 tahun) alias Gagu kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Gagu merupakan korban pembacokan geng motor di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bank BCA, Kota Sukabumi, Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Gagu sebelumnya menjalani perawatan di RS Kartika Asih Kota Sukabumi kemudian korban dirujuk ke rumah sakit yang dikenal dengan nama Rumah Sakit Bunut ini. Di RS Bunut, Gagu mendapatkan penanganan di ruang bedah.

BACA JUGA: Gagu Dibacok di Depan BCA Ahmad Yani Sukabumi, Kapolres: Pelakunya Geng Motor

Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Informasi RSUD R Syamsudin SH, dr Wahyu Handriana, menyatakan luka yang dialami korban disebabkan senjata tajam. Menurut Wahyu, terdapat tiga sampai empat titik luka terbuka di bagian punggung dan tangan sehingga Gagu harus mendapat banyak jahitan.

"Sudah ditangani dokter bedah, cukup banyak jahitan. Luka yang paling parah memang di bagian punggung itu berbahaya," terangnya, kepada sukabumiupdate.com, Senin (1/4/2019).

Wahyu menyatakan, pasca bedah secara umum kondisi Gagu dalam kondisi stabil. Namun mengalami penurunan kesadaran sehingga tim medis melakukan observasi.

"Sampai saat ini belum kita lakukan otopsi, baru otopsi luar saja," ujarnya.

Wahyu mengungkapkan, prihatin dengan keadaan Gagu ini. Menurutnya, hingga saat ini pun belum ada satupun pihak keluarga yang menjenguk Gagu. Terlebih Gagu ini seorang disabilitas yang kesulitan untuk mendengar dan berbicara, sehingga akan menyulitkan apabila dimintai keterangan terkait kejadian yang menimpanya.

"Infonya kan pasien ini orang yang sering membantu bebersih di TMC Satlantas Polres Sukabumi kota, terus kabarnya dia juga merupakan warga Kecamatan Takokak (Cianjur Selatan)," paparnya.

BACA JUGA: Gagu, Petugas Kebersihan TMC Polresta Sukabumi Berlumuran Darah di Depan Bank BCA

Terkait biaya perawatan dan pengobatan, pihaknya takan mempermasalahkanya. Wahyu bahkan menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan penggalangan dana untuk Gagu.

"Masalah biaya di sini gak usah dikhawatirkan, penggalangan dana itu untuk pasca sembuhnya nanti," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi02 Mei 2024, 13:52 WIB

Rumah Panggung Ambruk Milik Janda Di Kalibunder Sukabumi Akan Dibangun Swadaya

Rumah tidak layak huni, milik seorang janda dengan dua orang anak perempuan, di Kampung Cisaat Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi ambruk karena konsidinya sudah reyot.
Forkopimcam Kalibunder dan tagana saat cek lokasi | Foto : Ragil Gilang
Jawa Barat02 Mei 2024, 13:47 WIB

Silaturahmi LP3H EWI Jawa Barat dengan Satgas Halal Kemenag RI Provinsi

LP3H EWI Provinsi menyampaikan rencana kerja secara umum dan berharap kiprahnya dapat berkontribusi positif bagi suksesnya WHO24 khususnya di Provinsi Jawa Barat.
Pengurus LP3H EWI Provinsi Jawa Barat bersilaturahmi ke Satgas Halal Kemenag RI Provinsi Jawa Barat. | Foto: Istimewa
Internasional02 Mei 2024, 13:46 WIB

Dunia Heboh Vaksin Covid-19 Picu Kematian, Gugatan Class Action untuk AstraZeneca

Media massa dunia sejak beberapa hari terakhir dihebohkan dengan kabar penyakit langka yang dipicu oleh vaksin covid-19.
dokumentasi program vaksinasi covid-19 di Kota Sukabumi (Sumber: istimewa)
Life02 Mei 2024, 13:30 WIB

7 Kunci Selalu Sabar dan Tegar dalam Menghadapi Cobaan Hidup, Ini Caranya!

Menghadapi masalah dengan sabar dan tegar merupakan keharusan sebagai hamba yang beriman. Ini dapat membantu melegakan pikiran dan menenangkan jiwa.
Ilustrasi. Cara agar selalu sabar menghadapi cobaan hidup. Sumber foto : Pexels/ArinaKrasnikova
Arena02 Mei 2024, 13:29 WIB

Suci Aulia Asal Kota Sukabumi Gagal Seleksi Liga Voli Korea, Gaji Rp1,94 M Melayang

Jika terpilih, Aulia Suci Nurfadila dan Yolla Yuliana sebagai pemain pertama kali dikontrak berhak atas gaji sebesar Rp 1,94 miliar atau US$ 120 ribu. Namun, keduanya gagal.
Suci Aulia Nurfadila, Pemain Bola Voli asal Kota Sukabumi | Foto : Instagram @auliasuciii21
Sukabumi02 Mei 2024, 13:09 WIB

Dicekik, Disodomi dan Dibunuh! Fakta Tewasnya Bocah Laki-laki di Kadudampit Sukabumi

Korban pergi ke rumah H bersama temannya yang lain dan terduga pelaku.
Konferensi pers kasus tewasnya bocah laki-laki berinisial MA (7 tahun) asal Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/5/2024) di Mapolres Sukabumi Kota. Polisi memperlihatkan barang bukti. | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat02 Mei 2024, 13:00 WIB

Diabetes Bukan Akhir Segalanya: 5 Cara Mengelola Gula Darah Tinggi untuk Hidup Sehat

Mengelola gula darah tinggi sangat penting bagi penderita diabetes untuk mencegah komplikasi serius.
Ilustrasi - Mengelola gula darah tinggi sangat penting bagi penderita diabetes untuk mencegah komplikasi serius. (Sumber : Freepik.com).
Life02 Mei 2024, 12:30 WIB

6 Tipe Orang Tua yang Bijaksana dalam Mendidik Anak, Kamu Termasuk?

Menjadi orang tua terkadang ada yang bijak ada yang tidak sama sekali. Akibatnya, ada pengaruh langsung yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ilustrasi. Orang tua yang bijak mendidik anak. Sumber foto : Pexels/ Kevin Malik
DPRD Kab. Sukabumi02 Mei 2024, 12:23 WIB

DPRD Sukabumi Kaget Soal Kabar Pemutusan Layanan Kesehatan Warga Miskin

Kabar ini juga direspon anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana.
Layanan kesehatan di Sukabumi dengan program bantuan untuk warga miskin dan tak mampu (Sumber: istimewa)
Bola02 Mei 2024, 12:00 WIB

Prediksi Timnas Indonesia vs Irak di Perebutan Tempat Ketiga Piala Asia U-23 2024

Indonesia akan menghadapi Irak di perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024.
Indonesia akan menghadapi Irak di perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024. (Sumber : X@TimnasIndonesia).