SUKABUMIUPDATE.com – Kunjungan ke Kota Sukabumi menjadi pengalaman berkesan bagi belasan duta besar dari berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika. Sambutan hangat yang dipadukan dengan kekayaan budaya tradisional khas Kota Sukabumi menghadirkan momen yang tak terlupakan bagi para tamu internasional.
Salah satu kesan tersebut disampaikan Chargé d’Affaires Kedutaan Besar Ukraina di Indonesia, Yevhenia Shynkarenko. Setibanya di kawasan Gedung Juang 45, Jalan Veteran II, Kota Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026) malam, ia langsung terpukau oleh penampilan kesenian Boles, yakni permainan tradisional lempar bola api.
"Yang sangat menarik bagi saya adalah permainan bola api itu," kata Yevhenia dalam wawancara berbahasa Inggris, Selasa (21/4/2026) malam.
Baca Juga: Sukabumi Pertahankan Predikat Kota Toleran Ke-6 Nasional Versi Setara Institute
Menurutnya, permainan Boles mengingatkannya pada permainan masa kecil di kampung halamannya yang dikenal dengan nama “Hot Potato”. Namun, penggunaan bola api dalam Boles dinilainya memberikan keunikan tersendiri yang layak diperkenalkan ke dunia internasional.
"Saat saya masih kecil, kami memiliki permainan serupa yang disebut "Hot Potato" menggunakan bola, tapi tanpa api. Permainan itu tidak seberbahaya ini. Tapi ini luar biasa, ini adalah hal yang unik dan kalian benar-benar harus menunjukkannya kepada dunia," ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa keramahan masyarakat Kota Sukabumi menjadi kesan mendalam selama kunjungannya. Selain itu, kreativitas serta potensi generasi muda dinilai mampu memberikan warna tersendiri bagi Kota Mochi.
Baca Juga: Trauma Berat, 2 Korban Dugaan Pencabulan Dai Kondang di Cicantayan Putus Sekolah
"Sukabumi adalah kota yang luar biasa dan saya sangat senang berkesempatan berada di sini, bertemu dengan masyarakat Sukabumi, terutama anak-anak mudanya. Kalian memiliki anak muda dan anak-anak yang sangat berbakat dan menakjubkan. Hari ini kami mengunjungi sekolah dan anak-anak yang kami temui di sana benar-benar luar biasa. Jadi, tolong jaga anak-anak kalian, jaga masa depan kalian, dan kembangkan kota kalian. Kami di sini untuk bekerja sama dengan kalian, untuk menjadi teman kalian," sebutnya.
Ia menambahkan, kesan positif selama berada di Sukabumi akan ia bagikan kepada masyarakat di negaranya. Bahkan, kunjungan ke Kota Sukabumi direncanakan akan kembali dilakukan di masa mendatang.
"Tentu saja kesan tentang betapa baiknya orang-orang di sini dan bagaimana anak-anaknya betapa antusiasnya mereka, betapa menyenangkan mereka. Jadi, hal itulah yang pastinya akan saya bagikan kepada masyarakat Ukraina," jelas Yevhenia.
Baca Juga: Proyek Jalan Jampang-Kiaradua Tertunda Kebijakan Gubernur, Warga Desak Penertiban Truk Overload
Diketahui, kunjungan 16 duta besar dari berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika ini merupakan bagian dari kegiatan Diplomatic Forum yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung pada 21–22 April 2026.
Selain memperkenalkan tradisi, budaya, dan potensi pariwisata, forum ini juga diharapkan membuka peluang kerja sama diplomasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan perdagangan antara Kota Sukabumi dengan negara-negara sahabat.



