Menjelajah Goa Leuweung Guha, Potensi Wisata Alam Tersembunyi di Selatan Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Sabtu 03 Jan 2026, 19:48 WIB
Menjelajah Goa Leuweung Guha, Potensi Wisata Alam Tersembunyi di Selatan Sukabumi

Formasi rongga alami di dalam Goa Leuweung Guha, Desa Buniwangi, Surade Sukabumi, yang mulai ditata Pokdarwis Minajaya sebagai wisata petualangan. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus menunjukkan kekayaan alamnya yang tak terbatas, mulai dari pegunungan, pantai, hingga wisata budaya. Di wilayah selatan, tepatnya di tanah Pajampangan, sebuah potensi wisata petualangan baru kini mulai mencuat yaitu Goa Leuweung Guha.

Berlokasi di Kampung Leuweung Guha, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, destinasi ini hanya berjarak sekitar dua kilometer dari kawasan populer Pantai Minajaya, dengan akses sekitar 200 meter dari ruas Jalan Kabupaten Cibungur–Minajaya.

Meski belum dikenal secara luas, goa alam ini mulai menarik minat para pecinta wisata minat khusus dan penjelajahan alam.

Saat ini, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minajaya tengah melakukan penataan bertahap di kawasan tersebut agar aman bagi pengunjung. Pengurus Pokdarwis Minajaya, Dedi Kurnaedi, menyebutkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi ini.

“Untuk saat ini kami masih fokus melakukan penataan. Tentunya kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata, untuk berkolaborasi dalam pengembangan objek wisata ini, terutama terkait fasilitas penunjang dan aspek keamanan pengunjung,” ujar Dedi, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga: Libur Akhir Pekan Awal 2026, Exit Tol Parungkuda Dipadati Kendaraan Wisatawan

Dedi menjelaskan, Goa Leuweung Guha memiliki keunikan berupa ratusan rongga kecil yang saling terhubung di bawah tanah. Dengan kedalaman bervariasi antara dua hingga empat meter, goa ini juga dilengkapi lubang-lubang ventilasi alami di sepanjang dindingnya. Selain itu, kawasan ini merupakan sumber aliran air yang bermuara ke Mata Air Ciburial di Pantai Minajaya.

Ia meyakini, dengan pengelolaan yang baik serta memenuhi standar keselamatan, Goa Leuweung Guha berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah Pajampangan.

“Kami optimistis, jika sudah ditata dan dipersiapkan dengan matang, bukan hal yang mustahil Goa Leuweung Guha akan menjadi daya tarik wisata baru yang mampu mendatangkan wisatawan, baik lokal maupun luar daerah,” tambahnya.

Tinjauan Dinas Pariwisata: Keamanan adalah Prioritas

Potensi ini turut mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar. Saat meninjau lokasi secara langsung pada Sabtu (3/1/2026), ia mengapresiasi semangat Pokdarwis Minajaya dalam menjaga dan menggali kekayaan alam lokal.

“Hari ini saya diajak oleh Pokdarwis Minajaya yang luar biasa. Mereka memperlihatkan ikhtiar untuk memuliakan Tanah Minajaya yang sudah dilakukan sejak lama. Salah satu potensi yang ditunjukkan adalah Goa Leuweung Guha,” ungkap Ali Iskandar.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke dalam goa, lanjut Ali, terlihat bahwa di bawah permukaan tanah terdapat banyak rongga alami yang saling terhubung dan membentuk keindahan tersendiri sebagai anugerah alam.

“Tadi kita turun langsung ke bawah, dan ternyata di bawah kaki tanah yang kita injak terdapat rongga-rongga yang saling bertemu pada titik-titik tertentu. Ini merupakan anugerah alam yang luar biasa dan patut kita syukuri,” jelasnya.

Baca Juga: Revisi Kepgub Jabar Terbit, UMSK Kabupaten Sukabumi 2026 Ditetapkan Rp3.850.489

Namun, Ali menegaskan bahwa aspek keamanan (safety) menjadi syarat mutlak sebelum objek wisata ini dibuka secara komersial untuk umum. Menurutnya, perlu ada kajian teknis dan penelitian menyeluruh untuk memitigasi risiko bagi wisatawan.

“Sebelum dipasarkan, harus dilakukan kajian terlebih dahulu. Jika masih ada potensi yang kurang aman, maka perlu ditentukan langkah mitigasi yang tepat. Selain itu, harus dilengkapi peralatan, fasilitas penunjang, serta pemandu yang memiliki kompetensi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemetaan destinasi perlu dilakukan secara detail, mulai dari titik-titik yang aman untuk dikunjungi hingga area yang masih memerlukan penyempurnaan.

“Mudah-mudahan ke depan semua bisa dipetakan dengan baik, titik mana yang sudah siap dan mana yang masih perlu pengembangan. Dinas Pariwisata tentu akan berupaya hadir dan memfasilitasi agar objek wisata anugerah alam di kawasan Minajaya ini bisa dikembangkan secara optimal,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi antara Pokdarwis Minajaya dan Pemerintah Daerah, Goa Leuweung Guha diharapkan dapat tumbuh menjadi destinasi wisata petualangan unggulan yang tidak hanya menambah daftar objek wisata Kabupaten Sukabumi, tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat lokal di wilayah Pajampangan.

Berita Terkait
Berita Terkini