7 Kuliner Khas Jawa Barat yang Terpopuler dari Karedok, Colenak Hingga Seblak

Sabtu 06 Mei 2023, 09:00 WIB
7 Kuliner Khas Jawa Barat yang Terpopuler dari Karedok, Colenak Hingga Seblak. | (Sumber : Instagram/@alunrahma.)

7 Kuliner Khas Jawa Barat yang Terpopuler dari Karedok, Colenak Hingga Seblak. | (Sumber : Instagram/@alunrahma.)

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia merupakan negara yang kaya akan cita rasa budaya, salah satunya adalah kuliner. Kuliner di tanah air seperti di Jawa Barat terkenal dengan makanan-makanannya yang lezat dan unik.

Kuliner di Jawa Barat sangat beranekaragam, mulai dari manis, asin, asam hingga pedas semuanya ada. Beberapa kuliner di Jawa Barat ini kerap kali dipadupadankan dengan nasi, supaya lebih mengenyangkan.

Nah, penasaran dengan kuliner di Jawa Barat? Dikutip via Suara.com berikut 7 kuliner khas Jawa Barat yang terpopuler.

1. Karedok

Karedok. | Instagram/@annasupriyantoKaredok. | Instagram/@annasupriyanto.

Bagi pecinta sayuran atau vegetarian, karedok menjadi salah satu kuliner khas tanah Pasundan yang patut untuk dicoba. Diracik dari sayuran segar yang masih mentah, karedok siap memanjakan indera pengecap dengan sambal kacang sebagai pelengkap. Beberapa sayur yang biasa digunakan untuk karedok adalah kol, mentimun, tauge, dan terong.

Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Orang yang Bakal Sukses di Masa Depan, Kamu Termasuk?

2. Colenak

Colenak. | Instagram/@hellenmuliawanColenak. | Instagram/@hellenmuliawan.

Colenak merupakan singkatan dari dicocol enak. Kuliner khas Jawa Barat satu ini terbuat dari tape bakar dengan kuah gula merah cair.

Baca Juga: 5 Tips Agar Pasangan Tetap Mencintaimu Meski Sudah Berhubungan Lama

Cita rasa colenak hampir menyerupai combro dan misro yang juga identik dengan isian gula merah sisir yang akan terasa lumer di dalam mulut.

3. Empal Gentong

Empal Gentong. | Instagram/@simplymyhobbiesEmpal Gentong. | Instagram/@simplymyhobbies.

Sesuai namanya, kuliner khas Jawa Barat satu ini di masak dengan pot yang terbuat dari tanah liat atau juga biasa disebut gentong. Bahan dasar empal gentong adalah daging sapi yang dibumbui dengan berbagai rempah dan tentunya santan.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Pekerjaan Sampingan yang Cocok Untuk Introvert

Daging yang empuk dan bumbu meresap merupakan kombinasi sempurna untuk dimakan dengan nasi hangat.

4. Rujak Cuka

Rujak Cuka. | Instagram/@raosankuyRujak Cuka. | Instagram/@raosankuy.

Jika rujak pada umumnya hanya terdiri dari buah-buahan, lain halnya dengan rujak cuka. Ciri khas kuliner satu ini ada pada berbagai sayuran yang digunakan, mulai dari tauge, mentimun, sampai kol. Rujak cuka biasa disajikan dengan sambal yang terbuat dari gula aren, cuka, dan cabai.

Baca Juga: Link Nonton Film Sewu Dino Full Movie, Film Horor Tentang Santet yang Mematikan

5. Batagor

Batagor Bandung, Kuliner Legendaris Jawa Barat Sunda PrianganBatagor Bandung, Kuliner Legendaris Jawa Barat Sunda Priangan.

Siapa yang tidak suka jajanan satu ini? Batagor sendiri merupakan singkatan dari bakwan tahu goreng. Kuliner khas Jawa Barat satu ini banyak dijual oleh pedagang kaki lima dan digemari oleh hampir semua kalangan. Batagor biasa dilengkapi dengan bumbu kacang, saus, dan acar.

Baca Juga: Review Film Sewu Dino, Kisah Gadis Muda Terjebak Praktik Santet 1.000 Hari

6. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang. | Instagram/@hojich__k17Nasi Jamblang. | Instagram/@hojich__k17.

Dengan bungkus berupa daun jati, nasi jamblang menjadi salah satu kuliner tradisional Jawa Barat yang banyak diburu wisatawan.

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Film Horor Sewu Dino, Diangkat Dari Kisah Nyata!

Satu porsi nasi jamblang biasa dilengkapi lauk mulai dari tahu, sate kentang, sampai ikan asin. Porsinya terbilang kecil seperti nasi kucing, jadi tidak cukup satu bungkus saja untuk membuat kenyang.

7. Seblak

Seblak mie instan untuk kamu yang suka dengan makanan pedas | Foto: Instagram/@emihacikenzSeblak mie instan untuk kamu yang suka dengan makanan pedas | Foto: Instagram/@emihacikenz.

Kuliner satu ini menjadi makanan yang amat populer di kalangan milenial. Seblak adalah makanan khas Bandung yang terbuat dari bahan-bahan kerupuk mentah direbus lalu dicampur dengan bumbu rempah-rempah seperti cabai, garam, kencur dan bawang putih.

Baca Juga: Link Baca Thread Sewu Dino dari SimpleMan, Lebih Seram dari KKN di Desa Penari

Seblak juga kerap kali ditambahkan topping seperti daging ayam, ceker, sosis baso dan lain-lain. Seblak terbagi menjadi dua macam yaitu ada yang kering dan basah.

Sumber: Suara.com (Hillary Sekar Pawestri)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi Memilih31 Mei 2024, 00:01 WIB

KPU Pastikan Gunakan Kembali Sirekap untuk Pilkada 2024

KPU sedang menyusun daftar perbaikan untuk fitur di Sirekap agar bisa digunakan kembali pada Pilkada 2024.
Aplikasi sirekap Pemilu dipakai kembali KPU di Pilkada 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 23:25 WIB

3 Kampus di Sukabumi Raih Peringkat Perguruan Tinggi Terpopuler Versi UniRank

UniRank merilis sebanyak 596 Perguruan Tinggi yang memenuhi kriteria seleksi. Dari sejumlah tersebut, tiga diantaranya Perguruan Tinggi yang ada di Sukabumi.
Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi | Foto : Istimewa
Sukabumi30 Mei 2024, 23:20 WIB

Nabung Rp30 Ribu Selama 10 Tahun, Tukang Batu Asal Sukabumi Wujudkan Mimpi Naik Haji

Cerita Abad, tukang batu asal Surade Sukabumi sisihkan penghasilan selama 10 tahun agar bisa mewujudkan mimpinya naik haji.
Kisah tukang batu asal Surade Sukabumi bernama Abad (66 tahun). Menanti hingga 10 tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya naik haji. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 22:46 WIB

Replika Gigi Megalodon Surade Sukabumi Hilang dan Patah

Replika ini dibuat sesuai dengan apa yang ditemukan oleh masyarakat Desa Gunung Sungging, bahkan giginya disesuaikan dengan jumlah yang ditemukan, yakni sebanyak 242 buah berjejer pada rahang atas dan bawah.
Replika fosil rahang Megalodon, giginya hilang dan patah | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi30 Mei 2024, 22:30 WIB

Rawan Kecelakaan, PU Pasang Rambu Peringatan di Jalan Amblas Simpenan Sukabumi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu memasang sejumlah rambu peringatan di jalan amblas yang berada di Simpenan Sukabumi.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi pasang rambu peringatan di ruas jalan amblas di Simpenan. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat30 Mei 2024, 22:02 WIB

Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Pantai Karang Bolong yang berada diperbatasan Desa Cidahu Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi saksi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan keturunan kerajaan Cirebon.
Ilustrasi pertempuran antara Rd.Mas Martanagara alias Mbah Partadilaga atau Mbah Karang Bolong dengan Mbah Brojonoto terjadi dipesisir Pantai Karang Bolong | Foto : Dok Okezone dari Antara
Sukabumi30 Mei 2024, 21:23 WIB

Bahagianya Mak Paraji Warga Surade Sukabumi, Motor Kembali Usai Digondol Maling

Mak Paraji Dede Sumiati kehilangan motor saat tengah diparkirkan di dalam rumah, pada 29 April 2024 lalu. Saat terbangun pada waktu Subuh, motornya sudah hilang digondol maling.
Dede Sumiati (55 tahun) yang berprofesi sebagai Paraji saat mengambil motornya di Mapolres Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 21:06 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Jajanan dan Sedotan, Pria asal Wardoy Sukabumi Ditangkap

Polisi menangkap pengedar narkotika di Wardoy Sukabumi. Sembunyikan sabu di bungkus jajanan dan sedotan.
Barang bukti sabu seberat 10.28 gram yang diamankan polisi dari pria asal Wardoy Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi30 Mei 2024, 20:45 WIB

Merasa Kehilangan Motor? Silakan Cek di Mapolres Sukabumi, Berikut Ini Jenisnya

Polres Sukabumi berhasil mengamankan sebanyak 21 unit sepeda motor berbagai merek yang merupakan hasil dari tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Motor hasil curian diamankan di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi30 Mei 2024, 20:35 WIB

Bertemakan Kearifan Lokal, SDN Cimanggah I Sukabumi Asah Kreativitas Murid Lewat Gelar Karya P5

Murid SDN Cimanggah I Sukabumi gelar karya P5, bentuk implementasi kurikulum merdeka dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Gelar Karya P5 di SDN Cimanggah I Kota Sukabumi. (Sumber : Website Pemkot Sukabumi)