SUKABUMIUPDATE.com – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Deni Gunawan, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam Reses Ke-2 Masa Sidang Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (5/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Deni menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan mulai menunjukkan progres. Di antaranya pengembangan Kantor Desa Nyangkowek dan rencana penataan Lapang Caringin.
Menurut Deni, pengembangan Kantor Desa Nyangkowek berawal dari kebutuhan pemerintah desa untuk memperluas pelayanan kepada masyarakat. Namun, rencana tersebut sempat terkendala karena adanya bangunan taman kanak-kanak (TK) yang berada di area pengembangan kantor desa.
"Ini hasil dari beberapa reses saya sebelumnya. Alhamdulillah saya bisa bekerja sama secara sinergis dengan Kepala Desa Nyangkowek yang penuh inovasi dan perlu terus didorong," kata Deni.
Baca Juga: Barang Bukti 15 Motor, 9 Pelaku Curanmor Wilayah Selatan Sukabumi Dibekuk
Ia menjelaskan, pemindahan bangunan TK tidak bisa dilakukan sebelum tersedia ruang kelas pengganti. Karena itu, melalui program yang melibatkan Dinas Pendidikan, terlebih dahulu dibangun dua ruang kelas baru.
"Alhamdulillah, beberapa tahun lalu kami membantu pembangunan dua ruang kelas baru melalui program bersama Dinas Pendidikan. Setelah selesai, bangunan lama bisa dipindahkan," ujarnya.
Setelah proses pemindahan rampung, area kantor desa dapat diperluas. Menurut Deni, kondisi tersebut membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal karena kantor desa kini lebih mudah terlihat dari jalan dan memiliki area parkir yang lebih memadai.
"Alhamdulillah saat ini progresnya sudah sekitar 80 persen. Kantor desa menjadi lebih representatif dan memudahkan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan desa," katanya.
Selain pengembangan kantor desa, aspirasi yang turut menjadi perhatian adalah penataan Lapang Caringin yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga masyarakat di wilayah Cicurug.
Menurut Deni, pemerintah desa menginginkan lapangan tersebut dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai sarana olahraga bagi masyarakat.
Baca Juga: 15 Prompt AI Video Tahun Baru Islam 1448 H Lengkap dengan View Drone Shot
"Lapangan olahraga ini perlu ditata. Pak Kades ingin manfaatnya tidak hanya dirasakan warga desa, tetapi juga masyarakat satu kecamatan. Karena itu lapangan perlu dikembangkan menjadi fasilitas olahraga multifungsi," ujarnya.
Ia menegaskan, pengembangan tersebut membutuhkan proses dan tahapan yang tidak dapat dilakukan secara instan. Saat ini, beberapa rencana masih dalam tahap kajian bersama pemerintah desa.
Salah satunya adalah rencana kerja sama pemanfaatan lahan yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan desa dan daerah. Namun, hasil kajian menunjukkan adanya sejumlah tahapan yang harus diselesaikan karena status lahan saat ini diperuntukkan sebagai sarana olahraga.
"Perlu proses yang cukup panjang karena sertifikat lahannya diperuntukkan untuk olahraga. Jadi statusnya harus disesuaikan terlebih dahulu," jelasnya.
Karena itu, Deni menilai penataan lapangan sebagai sarana olahraga menjadi opsi yang lebih memungkinkan untuk direalisasikan dalam waktu dekat melalui koordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) serta melalui pokok-pokok pikiran DPRD.
Baca Juga: Google Mau Lepas 32 Juta Nyamuk, Lawan Penyakit DBD dan Virus West Nile di AS
"Untuk penataan sarana olahraga, saya akan berkoordinasi dengan Disbudpora dan mengusulkannya melalui pokok-pokok pikiran DPRD. Mudah-mudahan ada keberlanjutan," katanya.
Deni berharap Lapang Caringin dapat berkembang menjadi fasilitas olahraga yang lebih lengkap dan menjadi kebanggaan masyarakat Cicurug.
"Harapannya seperti Lapangan Merdeka, ada jogging track, mini soccer, dan fasilitas olahraga lainnya. Mudah-mudahan bisa terwujud karena Lapang Caringin sejak dulu menjadi ikon lapangan di Cicurug," ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan lingkungan. Menurut Deni, usulan tersebut akan menjadi bagian dari pembahasan dan perencanaan pembangunan pada periode berikutnya.
Di akhir kegiatan, Deni mengaku bangga karena setiap pelaksanaan reses selalu mendapat dukungan dari unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat.
"Saya sangat bangga karena selalu didampingi unsur pemerintahan desa secara lengkap. Ketua MUI, kepala desa, Ketua BPD, Linmas, semuanya hadir. Saya berharap mereka dapat membantu menyosialisasikan tahapan pembangunan desa kepada masyarakat," ujarnya.
Selain pembangunan fisik, Deni juga mendorong pembinaan keagamaan melalui rencana penyelenggaraan lomba tahfidz Al-Qur'an yang akan dimulai dari tingkat desa sebelum nantinya digelar di tingkat antardesa.
"Nanti akan diadakan perlombaan tahfidz Al-Qur'an. Insyaallah akan saya dorong pelaksanaannya di setiap desa," pungkasnya.(adv)




