Korea Utara Tolak Berunding Jika AS Terus Latihan Militer

Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Korea Utara Tolak Berunding Jika AS Terus Latihan Militer

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Korea Utara kembali menegaskan  pihaknya tidak akan berunding dengan Amerika Serikt selama latihan militer gabungan Amerika Serikat-Korea Selatan terus berlanjut.

Duta Besar Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Han Tae Song, mengatakan program senjata nuklir Pyongyang akan tetap menjadi andalan untuk menghadapi ancaman nuklir Amerika Serikat. Dia juga menyebut tidak akan menggubris sanksi baru oleh pemerintahan Donald Trump, termasuk soal Korea Utara ditambahkan ke daftar negara yang mensponsori terorisme.

"Selama ada kebijakan bermusuhan yang terus-menerus melawan negara kami oleh Amerika dan selama ada latihan perang terus di depan pintu kami, maka tidak akan ada negosiasi," tegas Han, seperti yang dilansir Reuters pada 17 November 2017.

Han juga mengatakan dia tidak memiliki informasi mengenai kapan Korea Utara akan menguji rudal balistik lagi, setelah yang terakhir dilakukan dua bulan lalu.

Dia juga menambahkan soal seruan dari sekutu Korea Utara, Cina, untuk membekukan aset Pyongyang atas permintaan Trump, tidak akan berpengaruh.

Han mengatakan Trump diperkirakan akan mengumumkan sanksi lebih lanjut terhadap Korea Utara, yang dianggapnya sebagai pelanggaran hak asasi manusia skala besar.

"Jelas bahwa tujuan dari sanksi tersebut adalah untuk menggulingkan sistem negara kami dengan mengisolasi dan mencekiknya dan dengan sengaja membawa bencana kemanusiaan," katanya.

Pernyataan itu diberikan sebagai tanggapan setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat pada hari yang sama sepakat untuk terus berupaya untuk mengakhiri krisis nuklir Korea Utara secara damai. Namun seorang utusan Washington mengatakan sulit untuk mengukur maksud Utara yang tertutup karena tidak ada sinyal komunikasi.

Sumber: Tempo

Editor :
Berita Terkini