SUKABUMIUPDATE.COM - Gesekan antar Agama saat ini rentan terjadi. Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Kabupaten Sukabumi pun langsung merapatkan barisan dan pencegahan supaya tidak terjadi hal yang diinginkan.
"Selain aliran sesat, kami juga waspada konflik antar Agama. Jangan sampai, kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sukabumi ini ternodai," ujar Ketua Bakor Pakem Sofyan Selle kepada sukabumiupdate.com, Rabu (21/12).
Pencegahan terjadinya konflik dan aliran sesat ini akan berhasil jika seluruh elemen masyarakat mempunyai kepedulian. Ia menyebutkan perlu saling memberikan informasi demi kenyamanan dan keamanan di lingkungan masyarakat.
"Aliran kepercayaan harus tetap diawasi, jangan sampai agama satu dengan agama yang lain ada perbedaan dan benturan. Makanya, kami mengajak semua masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan dan penginformasian ini," imbuhnya.
Pertemuan dihadiri oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Komando Distrik Militer (Kodim) 0622, Kodim 0607 kota Sukabumi, Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Danposal Palabuhanratu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta organisasi kemasyarakatan (ormas).
Asisten Daerah 1 Kabupaten Sukabumi Acep Saepudin meminta agar pengawasan terhadap aliran sesat itu terus diperketat. Selain pengawasan, pengamanan menjelang peringatan Natal dan tahun baru harus benar-benar ditingkatkan.
"Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama yang saat ini tumbuh. Jangan terprovokasi," singkatnya.