SUKABUMUPDATE.COM - Warga Kampung Babakan RT 05/07, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kondisi drainase di jalanm nasional dan jalan kabupaten yang rusak. Setiap kali hujan, air memenuhi badan jalan sehingga menganggu aktivitas warga dan pengguna kendaraan yang melintas, bahkan sering menggenangi pemukiman di sekitarnya.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar pertigaan Jalan Raya Sukabumi dan alternatif Nagrak, Sunarsih (58), mengatakan, drainase hancur dan tidak pernah diperbaiki, sehingga hujan sebentar saja, air sudah meluap kemana-mana.
“Banjir dari luapan air drainase selalu terjadi, bahkan bisa mencapai rumah kami dan warga di sekitarnya, ungkap Sunarsih, Jumat (16/12).
Kepada sukabumiupdate.com, Sunarti berharap pemerintah memperbaiki sistem drainase tersebut, karena luapan airnya merusak fasilitas milik warga dan pemerintah. “Jalan di sini enggak pernah awet, diaspal langsung rusak lagi, tergenang air terus jadi aspalnya rusak. Kan sayang buang buat duit buat ngaspal,†tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak Geri Imam Santoso, membenarkan jika luapan air yang sering menggenangi jalan dan pemukiman warga Kampung Babakan, karena sistem drainase tidak berfungsi. Pihaknya mengaku bosan melaporkan kondisi tersebut pada pemerintah daerah.
“Pernah diperbaiki hanya bagian atasnya saja. Tidak menyelesaikan genangan, karena drainase yang rusak ada di sejumlah titik. Harus dibongkar semua, terus dibikin lagi. Kalau hanya sebagian-sebagian, ya nggak bisa ngilangin banjir,†pungkas Geri.