SUKABUMIUPDATE.COM - Sebagai peninggalan leluhur Palabuhanratu, pencak silat Sabandar Karimadi nasibnya lebih baik dibandingkan perguruan silat lokal lainnya di Kabupaten Sukabumi, yang kini tinggal sejarah.
Untuk mempertahankan aset budaya lokal, perlu ada intervensi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi. Political will dari pimpinan daerah saja dianggap tidak cukup, karena aset budaya lokal ini harus dipertahankan dari kepunahan karena tidak mendapatkan pembinaan, fasilitas, serta anggaran.
“Saat ini yang dibutuhkan ada peraturan daerah (Perda) seni dan budaya yang mewadahi tradisi serta adat,†jelas sesepuh perguruan silat Sabandar Karimadi, Asep Wahyu Bustomi (55), Rabu (14/12).
Mantan Wakil Ketua DPRD 2009-2014 ini menegaskan, Perda Seni dan Budaya harus dilahirkan untuk memproteksi tradisi dan adat masyarakat Kabupaten Sukabumi. Perda menjadi landasan hukum untuk melindungi seni dan budaya lokal, yang rentan terkikis di era keterbukaan informasi seperti saat ini.
“Mun lain urang rek saha deui,†ujar pria yang akrab disapa Bah Asep ini lebih jauh.
Perda Seni Budaya menurut Bah Asep akan selaras dengan mimpi Kabupaten Sukabumi yang saat ini tengah gencar mempromosikan pariwisata. “Seni budaya akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari wisata, dan bisa ikut menyumbang kesejahteraan masyarakat apabila ditata dan dibina secara tepat,†tuturnya.
Bah Asep menceritakan Sabandar Karimadi sebagai salah satu paguron silat tertua di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, bertahan karena banyak yang peduli. Hal yang mungkin saja tidak terjadi pada perguruan silat lokal lainnya di Sukabumi, yang kemudian mati karena kehilangan generasi penerus.
Sejak tidak lagi menjabat sebagai anggota legislatif, Abah Asep banyak menghabiskan waktu melatih seni pencak silat, dengan merekrut anak muda dari lingkungan sekitar Palabuhanratu.
Menurutnya, karena tetap eksis, akhirnya semakin banyak yang datang untuk belajar, termasuk anggota Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi dan Komando Distrik Militer (Kodim). "Mereka ini selalu peduli dan selalu berusaha tetap mempertahankan,†pungkasnya.
