Dipenuhi BB, Satpas Polres Sukabumi Bak Kebun Kendaraan Besi

Rabu 14 Des 2016, 05:16 WIB
Dipenuhi BB, Satpas Polres Sukabumi Bak Kebun Kendaraan Besi

SUKABUMIUPDATE.COM - Barang Bukti (BB) kendaraan roda dua dan empat menumpuk di halaman samping gedung Satuan Penerbit Administrasi Sim (Satpas) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi. Lokasi ini bak kebun besi, atau tempat barang rongsokan yang dipenuhi ilalang.

“Walaupun barang bukti ini masih punya nilai ekonomis jika diperlakukan dengan baik. Tapi kalau dibiarkan dilahan terbuka seperti ini, motor dan mobilnya rusak dan berkarat,” jelas sekretaris Fraksi Rakyat Kabupaten Sukabumi, Bayu Nugraha kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/12).

Bayu mempertanyakan prosedur penanganan barang bukti khususnya kendaraan bermotor oleh Polres Sukabumi. Ia masih ingat, motor dan mobil bodong atau tanpa surat menyurat, pernah dikubur oleh Polres Sukabumi.

“Kenapa tidak dikubur atau dimusnahkan sehingga tidak menumpuk seperti ini. Ini mirip kebun motor dan mobil BB. Saya khawatir jika dibiarkan terbuka seperti ini bukan tidak mungkin kendaraan bermotor ini malah disalahgunakan. Siapa yang bisa mengawasinya,” lanjut Bayu.

Ia juga meminta polisi memisahkan barang bukti yang masih berstatus dimiliki oleh warga dan punya surat menyurat. BB kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan, seharusnya dikembalikan kepada pemilik ataupun keluarganya, bukan ditumpuk dengan kendaraan bermotor bodong lainnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Azis Syarifudin mengakui, tidak tahu persis terkait status ratusan motor yang menumpuk di halaman samping gedung Satpas Polres Sukabumi tersebut. Menurutnya tumpukan kendaraan itu sudah ada di tempat itu sebelum dirinya ditugaskan ke Polres Sukabumi.

Selain itu, data kongkrit mengenai BB serta pengelolaannya oleh bagian Tahanan dan Barang Bukti (Tahti). "Kalau BB Laka pasti diambil lagi sama pemiliknya, kecuali kalau BB tersebut tidak diambil, berarti mereka tidak bisa menunjukkan surat-surat atau motor tersebut bodong. Adapun perihal lainnya mengenai BB ataupun lokasi, itu bukan kewenangan saya," singkatnya.

Sementara, saat dikonfirmasi ke ruangan Kasat Tahti, ruangannya dalam kondisi terkunci.

Editor :
Berita Terkini